Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Wali Kota Blitar Buka Pusdiklat Paskibraka 2026, Tempa Generasi Berkarakter dan Berjiwa Patriot

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

31 - Jul - 2026, 16:49

Placeholder
Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin memasangkan atribut kepada calon anggota Paskibraka sebagai tanda dibukanya Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kota Blitar Tahun 2026 di Balai Kota Kusumo Wicitro, Jumat (31/7/2026). Sebanyak 72 peserta akan mengikuti rangkaian pelatihan sebagai persiapan bertugas pada Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Pemerintah Kota Blitar mematangkan persiapan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kota Blitar Tahun 2026. Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin secara resmi membuka kegiatan tersebut di Balai Kota Kusumo Wicitro, Jumat (31/7/2026).

Sebanyak 72 calon anggota Paskibraka, terdiri atas 38 putra dan 34 putri, resmi memasuki masa pendidikan dan pelatihan sebelum mengemban tugas mengibarkan Duplikat Bendera Pusaka pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.

Baca Juga : Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Mitchell Baker Masih Andalan

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mas Ibin menegaskan bahwa Pusdiklat bukan sekadar latihan baris-berbaris, melainkan proses pembentukan karakter, kepemimpinan, dan nasionalisme generasi muda.

"Selamat kepada anak-anakku yang telah lolos seleksi dan terpilih menjadi calon anggota Paskibraka Kota Blitar Tahun 2026. Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Blitar yang telah melewati proses seleksi yang sangat ketat. Kebanggaan ini harus menjadi tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," ujar Mas Ibin.

Menurut dia, para peserta akan ditempa menjadi generasi muda yang memiliki disiplin tinggi, mental tangguh, serta jiwa patriotik sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

"Pusdiklat ini adalah kawah candradimuka yang akan membentuk kepribadian kalian menjadi generasi muda yang berkarakter, bermental baja, berdisiplin tinggi, serta berjiwa patriotik dan nasionalis," tegasnya.

Semangat Bung Karno dan PETA Menjadi Spirit Paskibraka

Ibin

Mas Ibin mengingatkan bahwa para calon anggota Paskibraka memikul amanah besar karena bertugas di Kota Blitar, Bumi Bung Karno, tempat Sang Proklamator dimakamkan. Karena itu, semangat perjuangan Bung Karno harus terus menyala dalam setiap langkah mereka.

"Saat kalian mengibarkan Sang Saka Merah Putih nanti, kalian tidak hanya mengibarkan bendera, tetapi juga menjaga harkat, martabat, dan kehormatan bangsa Indonesia," katanya.

Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan latihan dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab.

"Jangan mudah mengeluh. Setiap tetes keringat, rasa lelah, dan disiplin yang kalian jalani selama Pusdiklat adalah investasi berharga yang akan menempa kalian menjadi pemimpin masa depan yang tangguh dan berintegritas," pesannya.

Kepada para pelatih, instruktur, dan panitia, Mas Ibin berpesan agar memberikan pembinaan secara profesional dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta.

"Tolong didik, latih, dan gembleng mereka dengan metode yang terukur. Bentuk mental juang mereka tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan, sehingga saat bertugas nanti mereka benar-benar siap secara fisik maupun mental," ujarnya.

Usai membuka Pusdiklat, Mas Ibin menjelaskan bahwa pelaksanaan pendidikan dan pelatihan merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Blitar menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang 17 Agustus kami mempersiapkan Paskibraka melalui Pusdiklat. Sebelum bertugas mereka harus ditempa terlebih dahulu. Latihan dilakukan di Alun-Alun Kota Blitar dan PIPP, kemudian peserta menjalani karantina di Kampus PGSD," jelasnya.

Baca Juga : Kebakaran Gudang Kayu di Malang: Pemadaman Berlangsung 10 Jam, Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta

Ia juga menyoroti penggunaan atribut yang menyerupai seragam Tentara Pembela Tanah Air (PETA) oleh peserta Paskibraka. Menurutnya, hal tersebut menjadi ciri khas Kota Blitar yang memiliki sejarah erat dengan perjuangan Shodanco Supriyadi.

"Kota Blitar identik dengan sejarah PETA dan perjuangan Shodanco Supriyadi. Semangat cinta tanah air, keberanian, dan perjuangan itu sangat relevan untuk terus kita gaungkan kepada generasi muda. Karena itu Paskibraka kita menggunakan atribut yang terinspirasi dari Tentara PETA sebagai pengingat semangat perjuangan memerdekakan bangsa," tutur Mas Ibin.

Digembleng Fisik, Kepemimpinan, hingga Nilai Sejarah Bangsa

Ibin

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Blitar Toto Robandiyo menjelaskan, Pusdiklat dirancang tidak hanya memperkuat kemampuan fisik peserta, tetapi juga membangun kepemimpinan, kekompakan, dan wawasan kebangsaan.

Menurut Toto, peserta akan mendapatkan latihan fisik, teknik baris-berbaris, teknik parade pengibaran bendera, hingga materi kepemimpinan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan upacara di Kota Blitar.

"Anak-anak akan dilatih fisiknya agar kuat, kemudian diberikan teknik baris-berbaris, teknik parade, serta materi kepemimpinan. Mereka tidak hanya belajar memimpin dirinya sendiri, tetapi juga memimpin kelompok sehingga mampu membangun kekompakan dalam formasi 17-8-45," katanya.

Selain keterampilan teknis, peserta juga akan memperoleh pemahaman mengenai sejarah Duplikat Bendera Pusaka beserta nilai-nilai perjuangan bangsa yang melekat di dalamnya.

"Kami ingin mereka memahami bahwa yang dikibarkan adalah Duplikat Bendera Pusaka. Mereka harus mengetahui bagaimana bendera itu dijahit, diperjuangkan, hingga dipertahankan sejak masa kemerdekaan. Nilai sejarah itu menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mereka," ujarnya.

Latihan lapangan dijadwalkan berlangsung pada 3–13 Agustus 2026, sedangkan 13–17 Agustus seluruh peserta menjalani karantina di Asrama Kampus UM PGSD Kota Blitar.

"Selama masa karantina, para calon anggota Paskibraka akan menjalani kehidupan berasrama untuk memperkuat kedisiplinan, kebersamaan, dan kekompakan sebelum melaksanakan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," pungkas Toto.

Pusdiklat Paskibraka menjadi salah satu ikhtiar Pemerintah Kota Blitar dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan berjiwa patriot, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi menuju Kota Blitar yang maju dan kota masa depan.


Topik

Pemerintahan kota blitar sayauqul muhibbin paskibraka kota blitar mas ibin



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kediri Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan