Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Haflah Takrim Angkatan II MAN 2 Kota Malang  Luluskan 84 Hafidz, Tahun Depan Bidik 100 Wisudawan

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

22 - May - 2026, 16:59

Placeholder
Haflah Takrim Tahfidz angkatan II tahun 2026 di Aula MAN 2 Kota Malang, Jumat, (22/5/2026) (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Program tahfidz di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang terus menunjukkan perkembangan positif. Pada Haflah Takrim Tahfidz angkatan II tahun 2026 dengan mengusung tema besar "Mencetak Generasi Qur'ani yang Berdaya Saing global mengintegrasikan Sains dan Teknologi", Jumat, (22/5/2026), 84 siswa dinyatakan lolos wisuda setelah melalui proses seleksi ketat berbasis tasmi’ Al-Qur’an bil ghaib dalam sekali duduk. Jumlah tersebut sedikit meningkat dibanding angkatan pertama yang meluluskan 83 siswa.

8

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. Samsudin, M.Pd., menilai Haflah Takrim Tahfidz angkatan II menjadi bagian dari upaya madrasah membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan penguatan karakter religius siswa. Menurutnya, MAN 2 Kota Malang selama ini terus berkembang sebagai madrasah akademik dan madrasah riset dengan capaian prestasi yang terus meningkat.

Baca Juga : Heboh Spanduk Permohonan Maaf di Gerbang UGM, Isinya Singgung Prabowo-Gibran

“Tahun ini ada 1.139 prestasi yang telah dikumpulkan oleh anak-anak kita, dan 135 di antaranya merupakan prestasi internasional,” ujarnya di Aula MAN 2 Kota Malang.

Ia menyebut penguatan program tahfidz menjadi salah satu bentuk layanan pendidikan yang diberikan madrasah untuk mendukung perkembangan siswa secara utuh, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan akhlak. Karena itu, menurut Samsudin, capaian hafalan Al-Qur’an para siswa dalam Haflah Takrim tidak hanya dimaknai sebagai prestasi, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter.

6

“Selain meraih prestasi akademik maupun non-akademik, yang harus kita jaga adalah akhlakul karimah yang mengantarkan anak-anak menjadi pribadi saleh dan salehah, serta sukses dunia akhirat,” katanya.

Koordinator Program Tahfidz MAN 2 Kota Malang,  Minhaju Dzikri A, S.S, mengatakan peningkatan program tahfidz tahun ini tidak hanya terlihat dari sisi jumlah, tetapi terutama kualitas hafalan siswa yang semakin kuat.

“Peningkatannya cukup signifikan dari segi kualitas. Kalau dari segi jumlah hampir sama sebenarnya. Tahun lalu 83, sekarang 84. Namun yang tahun ini seleksinya sangat ketat untuk mengikuti tasmi Al-Qur’an bil ghaib,” ujarnya.

2

Dari total peserta wisuda tahfidz, sebanyak 50 siswa berada pada kategori hafalan 5 juz, 21 siswa kategori 10 juz, lima siswa kategori 15 juz, empat siswa kategori 20 juz, satu siswa kategori 25 juz, dan tiga siswa berhasil mencapai hafalan 30 juz.

Minhaj menjelaskan, seluruh peserta harus melewati tahapan seleksi yang tidak ringan. Tahun ini jumlah pendaftar mencapai sekitar 170 siswa. Namun, hanya siswa yang mampu menyelesaikan tasmi’ hafalan Al-Qur’an sekali duduk yang dapat dinyatakan lolos.

“Peminat untuk ikut kegiatan ini sebenarnya sangat signifikan, tapi kita mencari kualitas dari hafalan anak-anak itu sendiri,” katanya.

5

Ia menegaskan program tahfidz MAN 2 Kota Malang tidak menerapkan pembatasan kuota peserta. Kelulusan murni ditentukan kemampuan siswa.

“Tidak dibatasi, sesuai kemampuan siswa,” tegasnya.

Menurut Minhaj, program tahfidz sudah dapat diikuti sejak siswa duduk di kelas 10 dengan syarat minimal memiliki hafalan lima juz. Ke depan, pihaknya menargetkan jumlah siswa yang lolos tasmi’ bisa menembus lebih dari 100 orang.

“Harapan saya target tahun depan bisa lebih dari 100 siswa yang lolos tasmi Al-Qur’an,” ungkapnya.

1

Program tahfidz di MAN 2 Kota Malang juga diintegrasikan dengan dukungan beasiswa. Siswa dengan hafalan minimal 20 juz memperoleh bantuan pendidikan, sedangkan penghafal 30 juz mendapatkan pembiayaan sekolah penuh.

“MAN 2 Kota Malang tidak hanya memperhatikan dari segi akademik saja, namun para penghafal Al-Qur’an juga sangat diperhatikan sehingga ini menjadi program unggulan. Bahkan untuk yang 30 juz bisa 100 persen ditanggung pembiayaan sekolahnya oleh MAN 2,” jelas Minhaj.

Ia menambahkan, kemampuan tahfidz juga menjadi nilai tambah bagi siswa ketika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Ini juga bisa menjadi salah satu persyaratan untuk mendapatkan syahadah tahfidz mendaftar di kampus yang akan diminati,” katanya.

7

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Abdul Mughni, S.Ag., M.Pd., menilai program tahfidz MAN 2 Kota Malang mulai menjadi magnet baru di tengah citra madrasah yang selama ini dikenal kuat dalam bidang akademik dan olimpiade.

Baca Juga : 36 ASN Baru UIN Maliki Malang Disumpah: Menag Bicara Keikhlasan, WR 1 Tekankan Penguatan Layanan

“Kalau dari sisi jumlah, alhamdulillah di tahun kedua program MAN 2 menerima dan melaksanakan program tahfidz itu ternyata menjadi daya tarik tersendiri. Karena yang dikenal selama ini kan lebih pada olimpiadenya,” ujarnya.

Ia menyebut antusiasme wali murid terhadap jalur tahfidz juga semakin tinggi. Menurutnya, para orang tua melihat MAN 2 Kota Malang mampu menghadirkan keseimbangan antara pendidikan akademik, non-akademik, dan pembinaan Al-Qur’an.

“Tadi dari perwakilan wali murid merasa sangat bersyukur ketika ada penerimaan di MAN 2 jalur tahfidz. Mereka melihat sistem pendidikan di MAN 2 bukan hanya masalah akademik dan non-akademik, ternyata tahfidz juga menjadi perhatian,” katanya.

Abdul Mughni juga mengapresiasi pola pembinaan tahfidz yang dilakukan secara intensif. Berdasarkan laporan pembina tahfidz, para siswa menjalani pembinaan rutin tiga kali dalam sepekan untuk murajaah dan penambahan hafalan.

“Anak-anak makin ke sini lebih serius dan pembinaannya dilakukan seminggu tiga kali untuk murajaah dan ziadah. Anak-anak juga lebih semangat,” ujarnya.

Menurutnya, keseriusan siswa dipengaruhi semakin terbukanya peluang pendidikan lanjutan bagi para hafidz. Jalur prestasi non-akademik untuk penghafal Al-Qur’an kini mulai mendapat perhatian dalam sistem penerimaan sekolah maupun perguruan tinggi.

“Salah satu jalur prestasi non-akademik itu juga dipertimbangkan anak-anak yang hafiz. Anak-anak yang hafal Al-Qur’an itu juga punya poin, sehingga ini punya manfaat ganda, secara individu dan juga keagamaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan program tahfidz juga dilakukan berjenjang mulai tingkat MI, MTs hingga MAN agar pembinaan hafalan Al-Qur’an memiliki kesinambungan.

“Kami menyelaraskan mulai di MI ada, di MTs ada, di MAN ada, supaya ada keberlanjutan,” katanya.

Selain berdampak pada prestasi, Abdul Mughni menilai pembiasaan murajaah turut membentuk karakter siswa menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Anak-anak ketika mereka hafal Al-Qur’an itu alhamdulillah lebih santun, lebih disiplin, lebih ada karakter yang kemudian terbawa dengan murajaah secara teratur,” ujarnya.

Ia juga menyoroti salah satu siswa terbaik kategori 30 juz bernama Zidan yang masih duduk di kelas 11, namun tetap aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler.

“Ternyata dia juga menjadi Ketua Badan Dakwah Islam dia juga tetap aktif mengikuti ekskul, tapi hafalan Al-Qur’annya bisa 30 juz,” katanya.

Abdul Mughni berharap para siswa tidak berhenti pada capaian hafalan semata, melainkan mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Kami tidak puas dengan berhenti menghafal. Kami harapkan hafalan Al-Qur’an itu bisa menjadi kompas dalam kehidupan anak-anak agar perilaku mereka betul-betul sebagaimana yang diharapkan kitab suci tersebut,” pungkasnya.


Topik

Pendidikan man 2 kota malang samsudin penghafal quran hafid man 2 kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kediri Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan