JATIMTIMES - Perjalanan mudik yang melelahkan tak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga meninggalkan jejak pada kondisi kulit. Paparan sinar matahari, debu, keringat, hingga perubahan suhu ekstrem selama perjalanan sering kali membuat kulit tampak kusam, kering, bahkan memicu munculnya jerawat dan flek hitam.
Kondisi ini kerap tidak langsung terlihat. Pada sebagian orang, dampaknya baru terasa beberapa hari hingga minggu setelah kembali ke rutinitas. Kulit mulai kehilangan kecerahan, warna menjadi tidak merata, hingga muncul garis halus akibat paparan sinar ultraviolet selama perjalanan.
Baca Juga : Selama Lebaran 2026, Polresta Malang Kota Catat 12 Kasus Kriminalitas dan Laka
Dokter kulit bersertifikat, Dr. Sonia Badreshia-Bansal, mengungkapkan bahwa fase setelah liburan justru menjadi momen penting untuk memulihkan kondisi kulit secara menyeluruh.
“Setelah liburan dengan paparan matahari dan keringat berlebih, kulit sering kali membutuhkan reset yang serius,” katanya.
Salah satu masalah utama yang dialami kulit pasca mudik adalah dehidrasi. Perjalanan panjang, terutama di dalam kabin pesawat atau kendaraan ber-AC, membuat kelembapan alami kulit berkurang drastis. Akibatnya, skin barrier melemah dan kulit menjadi lebih sensitif.
Tak hanya itu, penggunaan sunscreen berulang tanpa pembersihan optimal juga dapat memicu masalah baru.
“Ada anggapan sunscreen adalah segalanya, padahal jika terus dilapisi tanpa pembersihan yang tepat, bisa menumpuk dan menciptakan kondisi yang memicu jerawat serta kulit kusam,” jelasnya.
Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, perawatan di klinik kecantikan menjadi salah satu solusi yang disarankan. Perawatan seperti hydrating facial dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit sekaligus memperbaiki lapisan pelindungnya.
Jika muncul flek atau warna kulit tidak merata, teknologi seperti IPL (Intense Pulsed Light) dapat membantu mengatasi pigmentasi akibat sinar matahari.
Baca Juga : Dua Sepeda Motor Alami Kecelakaan Fatal, Seorang Wanita Tewas di TKP
“IPL bekerja menargetkan bintik gelap dan kemerahan, sekaligus membantu memperbaiki tanda awal penuaan akibat paparan UV,” tambahnya.
Sementara itu, untuk memperbaiki tekstur kulit yang kasar atau garis halus, perawatan laser dinilai efektif karena mampu merangsang produksi kolagen. Sedangkan chemical peeling dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori secara mendalam.
“Chemical peeling dengan bahan aktif seperti salicylic acid atau glycolic acid dapat mengeksfoliasi kulit dan membuatnya tampak lebih segar setelah perjalanan panjang,” imbuhnya.
Selain perawatan utama, teknik lymphatic massage yang sering disertakan dalam facial juga bermanfaat untuk mengurangi wajah sembap dan melancarkan sirkulasi darah.
Dengan kombinasi perawatan yang tepat, kondisi kulit yang sempat lelah akibat mudik bisa kembali pulih. Setelah perjalanan panjang, bukan hanya tubuh yang membutuhkan istirahat kulit pun perlu perhatian ekstra agar kembali sehat, segar, dan bercahaya.
