JATIMTIMES - Berbuka puasa memang jadi momen yang paling ditunggu setelah seharian menahan lapar dan haus. Tak jarang, karena kalap ingin membalas rasa lapar, kita justru makan berlebihan. Akibatnya, perut terasa begah, badan mengantuk, dan semangat untuk menjalankan salat Tarawih pun menurun.
Padahal, di bulan Ramadan, momen malam hari adalah waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, termasuk melaksanakan salat Tarawih. Agar tubuh tetap ringan dan tidak “mager” saat berangkat ke masjid, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sekaligus mencegah kekenyangan saat berbuka seperti yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.
Baca Juga : Disdikbud Kota Malang Tunggu Keputusan Teknis MBG Selama Ramadan
Cara Mengatasi Kekenyangan Setelah Berbuka Puasa
Jika terlanjur makan terlalu banyak, jangan panik. Beberapa langkah sederhana berikut bisa membantu meredakan rasa begah dan membuat tubuh lebih nyaman sebelum salat Tarawih.
1. Hindari Langsung Tidur atau Berbaring
Setelah makan besar, sebaiknya jangan langsung rebahan. Posisi berbaring bisa memperlambat proses pencernaan dan memicu naiknya asam lambung. Idealnya, beri jeda sekitar 2–3 jam sebelum tidur agar makanan tercerna dengan baik.
Kalau ingin istirahat, duduk santai dengan posisi tegak jauh lebih aman dibandingkan langsung berbaring.
2. Lakukan Jalan Santai
Berjalan kaki ringan selama 10–15 menit setelah berbuka dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Tidak perlu olahraga berat, cukup gerakan ringan di sekitar rumah atau halaman. Selain membantu mengurangi begah, tubuh juga terasa lebih segar dan siap untuk salat Tarawih.
3. Minum Air Hangat
Segelas air hangat bisa membantu meredakan perut kembung dan rasa tidak nyaman. Air hangat membantu melancarkan pencernaan serta mengurangi penumpukan gas di dalam perut.
Namun, tetap perhatikan jumlahnya. Jangan minum berlebihan karena justru bisa membuat perut semakin penuh.
4. Pijat Perut Secara Perlahan
Pijatan lembut pada area perut dengan gerakan memutar searah jarum jam dapat membantu meredakan kembung. Lakukan dengan tekanan ringan selama beberapa menit sambil duduk santai. Cara sederhana ini cukup efektif untuk membantu mengeluarkan gas yang terperangkap di perut.
5. Konsumsi Jahe atau Teh Peppermint
Minuman herbal seperti jahe hangat atau teh peppermint dikenal membantu mengurangi gas dan rasa begah. Jahe memiliki sifat antiinflamasi alami, sementara peppermint membantu merelaksasi otot saluran pencernaan sehingga perut terasa lebih nyaman.
Tips Mencegah Kekenyangan Saat Berbuka Puasa
Selain mengatasi, tentu lebih baik mencegah agar tidak kekenyangan sejak awal. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
• Buka dengan Porsi Kecil Terlebih Dahulu
Baca Juga : Skema Shift Disiapkan, Pemkot Malang Cari Titik Tengah Penataan PKL Alun-Alun
Mulailah dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih. Beri jeda 10–15 menit sebelum makan besar agar tubuh tidak “kaget” menerima asupan dalam jumlah banyak.
• Makan Secara Perlahan
Mengunyah makanan dengan baik membantu proses pencernaan sekaligus memberi waktu bagi otak menerima sinyal kenyang. Cara ini efektif mencegah makan berlebihan.
• Hindari Terlalu Banyak Makanan Berminyak dan Manis
Makanan tinggi lemak dan gula memang menggoda, tapi bisa membuat perut terasa penuh dan cepat mengantuk. Pilih menu seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta serat.
• Atur Waktu Makan
Jika memungkinkan, makan besar bisa dilakukan setelah salat Tarawih. Saat berbuka, cukup konsumsi makanan ringan dan minuman agar energi kembali tanpa membuat perut terlalu penuh.
Kekenyangan saat berbuka bukan hanya membuat tubuh tidak nyaman, tetapi juga bisa mengurangi kekhusyukan dalam beribadah. Dengan pola makan yang lebih terkontrol dan langkah sederhana untuk meredakan begah, tubuh akan terasa lebih ringan dan siap menjalani salat Tarawih dengan penuh semangat.
Ingat, tujuan berbuka bukan untuk “balas dendam” makan, melainkan mengembalikan energi secukupnya agar kita tetap kuat menjalani ibadah sepanjang malam Ramadan.
