Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Inovasi Hijau DLH Kabupaten Magetan Jadikan Lidah Mertua Benteng Penyerap Polutan di TPA

Penulis : Basworowati Prasetyo Nugraheni - Editor : A Yahya

16 - Feb - 2026, 13:54

Placeholder
Pengembangbiakan Tanaman Lidah Mertua

JATIMTIMES  - Masalah polusi udara dan bau menyengat akibat tumpukan sampah di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) kini mendapat penanganan serius dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan

Sebagai langkah nyata mengatasi pencemaran lingkungan tersebut, DLH Magetan menyiapkan solusi inovatif berbasis alam dengan menanam Lidah Mertua (Sansevieria) secara masif di area TPA wilayah Kabupaten Magetan. 

Baca Juga : DPRD Kota Malang Soroti Perawatan RTH, Anggaran 2026 hanya Rp275 Juta

Bukan sekadar penataan taman biasa, inovasi ini adalah jawaban atas keluhan klasik masyarakat sekitar TPA mengenai aroma tak sedap dan penurunan kualitas udara akibat tumpukan sampah yang membusuk.

DLH Kabupaten Magetan tidak memilih Sansevieria tanpa alasan. Di balik tampilannya yang kaku dan minim perawatan, tanaman ini adalah mesin pemurni udara alami yang luar biasa. Berbeda dengan mayoritas tanaman lain. 

Lidah Mertua mampu menyerap karbon monoksida, nikotin, serta racun-racun berbahaya lainnya, dan tetap memproduksi oksigen bahkan di malam hari. "Kami ingin mengubah wajah TPA. Dari yang tadinya identik dengan kesan kotor dan bau, menjadi kawasan yang lebih hijau dan fungsional secara ekologis," ujar     Eny Purwanti, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun  DLH Magetan. 

"Lidah mertua ini adalah solusi nature-based yang efisien. Ia bekerja 24 jam menyaring udara racun hasil aktivitas sampah.Kami sedang mengembangkan proyek ini, magetan nanti akan jadi pionirnya"lanjutnya.

Sebagai langkah awal inovasi ini, DLH Kabupaten Magetan telah memusatkan kegiatan pembibitan dan propagation Lidah Mertua di lokasi strategis, yaitu di Pusat Pembibitan DLH yang berlokasi di Kelurahan Bulukerto.

Di lokasi inilah, ratusan bibit Lidah Mertua dipersiapkan dan dirawat intensif sebelum akhirnya disebar dan ditanam di berbagai TPA di Magetan. Pemilihan lokasi di Bulukerto ini memudahkan pengawasan dan memastikan bibit yang dihasilkan berkualitas prima untuk dijadikan benteng pertahanan melawan polusi.

Baca Juga : Ide Hampers Imlek untuk Teman, Pacar, Keluarga, dan Suami yang Unik dan Penuh Makna

Inovasi ini akan diimplementasikan secara masif. DLH Magetan tengah memacu proses pembibitan mandiri sebelum bibit-bibit tersebut disebarkan dan ditanam rapat di sekeliling area TPA.

Tujuannya jelas, menciptakan Green Belt atau benteng hijau. Vegetasi rapat ini diproyeksikan menjadi penyaring fisik dan biologis yang meminimalisir penyebaran bau tak sedap ke pemukiman warga terdekat, sekaligus memperbaiki ekosistem mikro di sekitar tempat pembuangan akhir.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak instan pada kualitas udara, tetapi juga menjadi model percontohan bagi pengelolaan lingkungan berbasis alam di tempat lain.

Dengan sentuhan inovasi ini, DLH Magetan berusaha membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat, lokasi yang dianggap menjadi sumber masalah justru bisa diubah menjadi bagian dari solusi lingkungan. 


Topik

Pemerintahan magetan tpa magetan lidah mertua



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kediri Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Basworowati Prasetyo Nugraheni

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan