JATIMTIMES – Sebuah fenomena tanah ambles yang cukup ekstrem menggegerkan warga Jalan Imam Bonjol Gang 3, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Senin (2/2/2026) siang. Lantai bagian dapur dan kamar mandi salah satu rumah warga tiba-tiba ambles membentuk lubang raksasa dengan kedalaman mencapai 12 meter.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.43 WIB. Amblesnya tanah dalam rumah milik seorang warga bernama Kosim terjadi dengan cepat, sontak membuat penghuni rumah dan warga sekitar RT 2 RW 1 Kelurahan Sisir panik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun kerusakan bangunan di bagian belakang rumah korban terbilang cukup parah.
Baca Juga : Emas Antam Naik Rp 167 Ribu, Harga Balik Tembus Rp 3 Juta/Gram
Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Suwoko, menjelaskan bahwa berdasarkan kaji cepat tim di lapangan, lubang tersebut memiliki diameter sekitar 4 meter. Penyebab kejadian diduga kuat berkaitan dengan kondisi geografis masa lalu di kawasan tersebut.
"Kejadian tanah ambles ini diduga akibat adanya bekas tambang galian C puluhan tahun yang lalu di wilayah Kelurahan Sisir. Karena kondisi tanah di bawahnya yang tidak stabil, akhirnya menyebabkan bagian dapur dan kamar mandi ambles sedalam 12 meter," terang Suwoko melalui keterangan tertulisnya.
Akibat kejadian ini, area dapur dan kamar mandi keluarga Kosim kini sama sekali tidak dapat digunakan. Posisi lubang yang menganga tepat di dalam bangunan rumah menciptakan potensi bahaya yang sangat tinggi, mengingat struktur bangunan lainnya dikhawatirkan ikut terseret jika terjadi penurunan tanah susulan.
BPBD Kota Batu telah melakukan koordinasi intensif dengan instansi terkait untuk mengambil langkah penanganan darurat. Suwoko menyebut, pihaknya telah merekomendasikan adanya tindakan pengurukan kembali secara teknis oleh dinas terkait guna menutup lubang tersebut dan memperkuat struktur tanah.
"Saat ini kami sudah melakukan koordinasi untuk tindak lanjut pasca-bencana. Rekomendasi utama adalah pengurukan kembali tanah yang ambles serta pemberian dukungan logistik untuk kegiatan kerja bakti warga di lokasi," tambah Suwoko.
Baca Juga : Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ditlantas Polda Jatim juga Cek Bus
Beberapa saat setelah penanganan darurat, Petugas gabungan dari BPBD, perangkat Kelurahan Sisir, Agen Informasi Bencana Provinsi Jatim, serta warga setempat sempat bersiaga di lokasi untuk memantau pergerakan tanah.
"Warga di sekitar lokasi diimbau untuk sementara waktu tidak mendekati area yang ambles demi menjaga keselamatan," imbuhnya.
