Punya Jantung, Ginjal, atau Asam Urat? Hindari Buah dan Sayur Ini

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

19 - Feb - 2026, 08:51

Gambar aneka buah dan sayur. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Buah dan sayur memang dikenal sehat. Tapi ternyata, tidak semua jenis cocok dikonsumsi oleh penderita penyakit tertentu. Salah pilih justru bisa memperparah kondisi tubuh.

Hal itu dibagikan Vincent, lulusan Teknik Pangan ITB, bersama Lianny, mahasiswa Gizi UI, melalui akun Instagram @vincent.lianny. Keduanya mengingatkan bahwa penderita penyakit tertentu tetap perlu memperhatikan jenis buah dan sayur yang dikonsumsi.

Lalu, buah dan sayur apa saja yang perlu dibatasi?

Baca Juga : Sering Dianggap Sepele, Ini Hal-Hal yang Bisa Membatalkan Puasa

1. Penderita Penyakit Jantung

Bagi penderita penyakit jantung, Vincent dan Lianny menyarankan untuk membatasi buah dan sayur yang dapat memicu gas berlebih.

“Kalau penyakit jantung? Gak dianjurkan buah dan sayur yang mengandung gas kayak kol, duren, dan nangka,” ungkapnya.

Makanan yang memicu gas bisa membuat perut terasa tidak nyaman dan berpotensi menambah tekanan pada tubuh, terutama pada pasien dengan kondisi jantung tertentu.

2. Penderita Penyakit Ginjal Kronik

Penderita penyakit ginjal kronik harus memperhatikan konsumsi pada kandungan kalium dalam makanan.

“Kalau penyakit ginjal kronik, gak dianjurkan buah dan sayur yang tinggi kalium kayak pisang dan alpukat,” jelas mereka.

Kalium yang terlalu tinggi dapat membebani kerja ginjal. Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal, kadar kalium dalam darah perlu dikontrol agar tidak menimbulkan komplikasi.

3. Penderita Hipertensi

Berbeda dengan dua kondisi sebelumnya, penderita hipertensi relatif lebih fleksibel dalam memilih buah dan sayur segar.

“Kalau hipertensi, semua buah dan sayur boleh aja, tapi yang udah diasinin atau dimanisin itu gak dianjurin,” jelas Vincent dan Lianny.

Baca Juga : Ketua DPRD Dampingi Bupati Magetan Tinjau Los Baru Pasar Sayur, Pastikan Kelayakan Fasilitas

Artinya, buah dan sayur segar tetap aman dikonsumsi. Namun, produk olahan yang sudah ditambah garam atau gula sebaiknya dihindari karena bisa memicu kenaikan tekanan darah.

4. Penderita Asam Urat

Sementara itu, bagi penderita asam urat, jenis sayuran tertentu juga perlu dibatasi. “Terakhir, kalau asam urat bisa batasi sayur yang kandungan purinnya sedang kayak daun melinjo dan daun singkong,” ungkap mereka.

Purinnya yang cukup tinggi dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah jika dikonsumsi berlebihan.

Demikian anake buah dan sayur yang harus dihindari jika memiliki penyakit jantung, ginjal, hipertensi hingga asam urat. 

Meski buah dan sayur identik dengan makanan sehat, kondisi kesehatan tetap menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan. Karena setiap penyakit memiliki pantangan berbeda.

Jadi penting untuk memahami kebutuhan tubuh masing-masing dan, bila perlu, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengatur pola makan. Jangan sampai niat hidup sehat justru berdampak sebaliknya karena salah memilih asupan. Semoga informasi ini membantu.