Ratusan Sapi Diserang Virus PMK, Disnakeswan Lamongan Genjot Vaksinasi
Reporter
Defit Budiamsyah
Editor
Dede Nana
10 - Feb - 2026, 04:41
JATIMTIMES - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lamongan melakukan antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Salah satunya dilakukan melalui pengawasan ketat pasar hewan serta percepatan vaksinasi di berbagai wilayah, khususnya di zona hijau.
Kepala Disnakeswan Lamongan, Shofiah Nurhayati, mengatakan pihaknya berkomitmen melakukan penanganan maksimal, lantaran sudah ada ratusan hewan sapi yang terjangkit penyakit tersebut.
Baca Juga : FKP RKPD 2027 Digelar, Wali Kota Blitar Mas Ibin Dorong Sinergi Pembangunan Berbasis Aspirasi Warga
“Kami terus melakukan upaya maksimal. Berdasarkan data per 6 Februari, dari 230 sapi di populasi baru, terdapat 67 ekor yang sudah sembuh dan 96 ekor dalam kondisi sehat. Namun, masih ada 51 ekor yang sakit dan 5 sapi dilaporkan mati,” ujar Shofiah.
Dalam upaya memperkuat perlindungan ternak, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyalurkan bantuan sebanyak 14.000 dosis vaksin PMK kepada Kabupaten Lamongan. Hingga periode 8 Februari 2026, sebanyak 10.230 dosis vaksin telah berhasil disuntikkan kepada ternak milik warga.
Shofiah menjelaskan, program vaksinasi telah berlangsung sejak November 2025. Pada Desember 2025, sebanyak 276 dosis terdistribusi, kemudian meningkat signifikan pada Januari hingga 8 Februari 2026 dengan capaian 9.954 dosis.
“Vaksinasi terus kami lakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif utama untuk melindungi ternak dari penularan virus PMK,” imbuhnya.
Selain vaksinasi, Disnakeswan juga melakukan pemeriksaan fisik rutin terhadap ternak di pusat-pusat perdagangan. Pemantauan di Pasar Hewan Tikung dan Babat menunjukkan hasil positif, di mana seluruh ternak dinyatakan dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan kasus PMK.
Baca Juga : Kasus TBC Tinggi, Dinkes Lamongan Gencarkan Screening
“Pemantauan di pasar hewan sudah dilaksanakan dan hasilnya baik, seluruh ternak dalam kondisi sehat,” tegas Shofiah.
Untuk memperluas cakupan vaksinasi, tim Disnakeswan juga menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung desa - desa. Salah satunya dilakukan di Desa Karangwungu Lor, Kecamatan Laren. Tercatat hingga Senin, (9/2/2026), Disnakeswan Lamongan berhasil menyuntikkan vaksin kepada 256 ekor hewan ternak, yang terdiri dari 48 ekor sapi dan 208 ekor kambing.
“Upaya ini diharapkan mampu memperluas perlindungan ternak di wilayah kecamatan serta meminimalkan risiko penyebaran PMK,” pungkasnya.
