Renungan Seorang Pasien (2) | Kediri TIMES

Renungan Seorang Pasien (2)

Jan 05, 2015 20:22
Rurin Hamarta
Rurin Hamarta

(sebelumnya)

Kemudian ….. hari berganti… Hari ke tiga berlalu,….

Hari ke empat juga berlalu… telepon saya tidak berdering sama sekali.

Tidak ada seorangpun menelpon saya hingga hari ke empat. Saya lega dan bahagia, kesunyian dan kesendirian ini sangatlah sempurna. Sangat sempurna…, Tidak seorang pun menelpon dan tidak seorangpun menjenguk,  IT  WAS JUST PERFECT.

Hari ke lima….,

saya mulai membuka telepon saya, barangkali ada bbm atau sms masuk.  Banyak sms dan bbm masuk mengucapkan tahun baru.  Lalu saya buka bbm orang orang yang instens berkomunikasi dengan saya setiap hari. Yang terlihat hanyalah bbm mereka 8 hari lalu sebelum saya sakit.   Melegakan…Saya pandang foto mereka, sedikit ada kerinduan menyusup.  Biasanya mereka sangat menyebalkan.  8 hari teakhir ini tidak ada yang menyebalkan.  Mereka tidak menghubungi saya sejak 8 hari lalu…

Tiba tiba pikiran saya berhenti…..

HAHHHHHH..?  8 hari mereka tidak merindukan saya?….8 HARI MEREKA TIDAK menelpon saya?… sebegitu mudahkah saya dilupakan??.

Secata tiba tiba, kelegaan itu menjadi kekawatiran…Mengapa mereka tidak menanyakan kabar atau keadaan saya setelah 7 hari saya tidak ada kabar berita….?? Mengapa orang orang yang biasanya merepotkan saya karena menelpon setiap hari, sudah 7 hari mereka tidak menelpon sama sekali?,,,,mengapa mereka tidak menghawatirkan saya?…. apakah mereka tidak berfikir sesuatu terjadi pada saya karena 7 hari saya tidak berkabar berita?……  .

Kesunyian dan kesendirian yang saya kira akan lebih baik, ternyata hanya menjadi keterasingan dan kesepian yang menggigit.  Saya kira saya mampu memberi mereka pelajaran, ternyata dunia ini yang memberi  saya pembelajaran…… bahwa dunia ini tidak kehilangan bila tiba tiba saya menghilang…….

(bersambung)

Topik
Opini Pasien

Segala opini, saran, pernyataan, jasa, penawaran atau informasi lain yang ada pada isi/konten adalah tanggungjawab penulis bukan JatimTIMES.com.
Kami berhak menolak atau menyunting isi konten yang tidak sesuai dengan kode etik penulisan dan kaidah jurnalistik.
Kami juga berhak menghapus isi/konten karena berbagai alasan dan pertimbangan dan tidak bertanggungjawab atas kegagalan atau penundaan penghapusan materi tersebut.

Berita Lainnya