Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Merchant QRIS di Malang Raya Tembus 724 Ribu pada 2026, Segini Transaksinya

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

18 - Jun - 2026, 16:37

Placeholder
Scan barcode QRIS di merchant. (Foto: Pinterest)

JATIMTIMES - Tren pembayaran digital di Malang Raya terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Seiring meningkatnya penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat, jumlah merchant Quick Response Indonesian Standard (QRIS) di Malang Raya dalam tiga tahun terakhir hingga 2026 tembus lebih dari 724 ribu merchant, dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp 1,6 triliun hingga akhir Maret 2026.

Data Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang menunjukkan peningkatan jumlah merchant terjadi secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa sistem pembayaran non-tunai berbasis kode QR semakin diterima masyarakat dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari.

Baca Juga : Aturan Denda Rp 100 Juta bagi Peserta Seleksi Kopdes Merah Putih Resmi Dicabut, Ini Penjelasannya

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Indra Kuspriyadi, mengatakan pertumbuhan merchant QRIS di Kota Malang dan Kabupaten Malang mengalami kenaikan cukup signifikan sejak 2023.

Pada tahun 2023, jumlah merchant QRIS di kedua wilayah tersebut tercatat sebanyak 412.262 merchant. Angka itu meningkat menjadi 508.972 merchant pada 2024, lalu kembali bertambah menjadi 636.676 merchant pada 2025. Hingga 2026, jumlah merchant QRIS di Kota Malang dan Kabupaten Malang telah mencapai 665.869 merchant.

Sementara itu, Kota Batu juga mencatat perkembangan yang cukup pesat. Pada 2023, jumlah merchant QRIS di kota wisata tersebut tercatat sebanyak 36.285 merchant. Setahun kemudian jumlahnya naik menjadi 44.991 merchant, lalu meningkat menjadi 56.164 merchant pada 2025 dan mencapai 58.552 merchant pada 2026.

“Untuk Kota Batu juga peningkatannya signifikan, saat ini sudah ada 58.552 merchant,” kata Indra.

Dengan demikian, total merchant QRIS di wilayah Malang Raya kini telah mencapai lebih dari 724 ribu merchant. Pertumbuhan tersebut didorong semakin tingginya minat masyarakat dan pelaku usaha terhadap sistem pembayaran digital yang dinilai praktis dan efisien.

Tidak hanya dari sisi jumlah merchant, nilai transaksi menggunakan QRIS di Malang Raya juga menunjukkan angka yang cukup besar. Hingga akhir Maret 2026, transaksi QRIS di Kota Malang tercatat mencapai Rp 1,2 triliun.

Baca Juga : Gerakkan UMKM dan Ekonomi Lokal, Wali Kota Malang Ajak Masyarakat Ramaikan Nobar Piala Dunia 2026

Sementara itu, transaksi di Kabupaten Malang mencapai Rp349 miliar. Sedangkan Kota Batu mencatat nilai transaksi sebesar Rp107 miliar. Besarnya nominal tersebut mencerminkan semakin kuatnya peran transaksi digital dalam mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Malang Raya.

Menurut Indra, pertumbuhan QRIS menjadi salah satu indikator meningkatnya adopsi digitalisasi di sektor ekonomi dan keuangan masyarakat.

“Jumlah merchant QRIS di Kota Malang dan Kabupaten Malang terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan pembayaran digital semakin diminati dan digunakan oleh masyarakat maupun pelaku usaha,” imbuhnya.

Kemudahan dalam bertransaksi menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya penggunaan QRIS. Selain memberikan kenyamanan bagi konsumen, sistem pembayaran berbasis kode QR tersebut juga membantu pelaku usaha menyediakan berbagai pilihan transaksi non-tunai.


Topik

Ekonomi QRIS transaksi digital Malang Raya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kediri Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi