Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Manten Tebu Meriah! Plt Bupati Tulungagung Optimistis PG Modjopanggoong Dongkrak Produksi Gula 2026

Penulis : Aries Marthadinaja - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

09 - May - 2026, 18:42

Placeholder
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin saat menghadiri tradisi budaya Manten Tebu di PG Modjopanggoong Tulungagung. (dok. Tulungagung Jatimtimes/Ist)

JATIMTIMES - Suasana meriah menyelimuti Pabrik Gula (PG) Modjopanggoong Tulungagung saat digelarnya acara buka giling tebu tahun 2026 yang dirangkai dengan tradisi budaya Manten Tebu, Sabtu (09/05/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, SM, MM, bersama Kepala Dinas Pertanian Tulungagung Drs. Suyanto, MM.

Tradisi Manten Tebu menjadi salah satu bagian paling menarik dalam pembukaan musim giling tahun ini. Prosesi adat tersebut menampilkan simbol pengantin laki-laki dan perempuan dari batang tebu yang dihias menggunakan pakaian adat Jawa. Kedua “pengantin” kemudian diarak menuju area pabrik gula dalam kirab budaya yang disaksikan masyarakat dan para petani tebu.

Baca Juga : Transportasi Jawa Timur Melesat, Penumpang Pesawat dan Kereta Naik Tajam pada Maret 2026

Ahmad Baharudin dalam sambutannya menjelaskan bahwa tradisi Manten Tebu bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, tradisi tersebut merupakan warisan budaya yang sudah tumbuh sejak masa kolonial Belanda, bersamaan dengan berkembangnya industri gula di wilayah Tulungagung dan sekitarnya.

“Tradisi ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat agraris kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang diperoleh. Di dalamnya juga ada nilai gotong royong, kebersamaan, penghormatan kepada petani, dan pelestarian budaya lokal,” ujarnya.

Ia mengatakan, Tulungagung sejak dahulu dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tebu. Karena itu, keberadaan pabrik gula memiliki peran penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Meski jumlah pabrik gula saat ini tidak sebanyak dulu, Ahmad Baharudin berharap tradisi tersebut tetap dijaga dan dilestarikan.

“Semoga tradisi yang kita lestarikan bersama ini tidak hanya menjadi warisan budaya saja, tetapi juga simbol semangat kerja keras dan harapan agar hasil giling tahun ini melimpah serta membawa kesejahteraan bagi petani dan masyarakat,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati juga memaparkan perkembangan sektor pertanian tebu di Kabupaten Tulungagung. Ia menyebut, pada tahun 2025 luas lahan tebu di Tulungagung mencapai sekitar 3.862 hektare dengan total produksi mencapai 366.890 ton tebu basah. Sebagian besar hasil panen tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku PG Modjopanggoong.

Pemerintah daerah pun terus mendorong peningkatan produksi tebu demi mendukung program swasembada gula nasional. Pada tahun 2026, Tulungagung mendapatkan target program bongkar ratoon seluas 1.055 hektare serta perluasan area tanam seluas 176 hektare.

Ahmad Baharudin menilai target tersebut hanya bisa tercapai jika ada kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, pabrik gula, dan para petani tebu. “Sinergi antara Dinas Pertanian, PG Modjopanggoong, dan petani sangat penting agar target swasembada gula nasional bisa tercapai,” katanya.

Ia juga berharap PG Modjopanggoong mampu meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi gula pada musim giling tahun ini. Menurutnya, peningkatan produksi akan berdampak langsung terhadap stabilitas harga gula sekaligus kesejahteraan petani.

“Saya berharap hubungan kemitraan antara pabrik gula dan petani terus ditingkatkan supaya sama-sama menguntungkan,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PG Modjopanggoong, Sugiyanto, S.E., M.M., menyampaikan optimismenya menghadapi musim giling tahun 2026. Ia berharap seluruh proses produksi berjalan lancar, baik dari sisi mesin produksi maupun tenaga kerja.

Baca Juga : Terlapor Suamiku Ternyata Perempuan di Malang Belum Dipanggil, Polisi Fokus Dalami Data Kependudukan

“Tahun ini kami menargetkan tebu giling sekitar 446.123 ton dengan produksi gula mencapai 33.705 ton. Kami berharap semuanya berjalan lancar selama kurang lebih 161 hari masa giling,” jelasnya.

Area tebu yang menjadi cakupan produksi PG Modjopanggoong tahun ini mencapai 6.783 hektare. Lahan tersebut tersebar di wilayah Tulungagung, Blitar, Malang, dan Trenggalek.

Di sisi lain, Senior Executive Vice President (SEVP) Pengembangan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Putu Sukarmen, menyebut PG Modjopanggoong memiliki peran penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo.

Menurutnya, tantangan cuaca ekstrem yang terjadi pada tahun 2025 memang sempat mempengaruhi pertumbuhan tanaman tebu. Namun kondisi tersebut dinilai masih bisa diatasi dengan baik.

“Meski ada ancaman musim kemarau panjang, kondisi tanaman tebu tahun ini masih cukup baik karena hujan masih turun di beberapa wilayah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, produksi gula PT SGN tahun ini mencapai 1,1 juta ton dari total produksi nasional sekitar 3 juta ton. Artinya, kontribusi PT SGN mencapai hampir 34 persen produksi gula nasional.

Sementara itu, Ketua DPD APTRI Tulungagung, Santoso, SH, menyatakan kesiapan petani tebu dalam mendukung kebutuhan bahan baku PG Modjopanggoong. Namun, ia juga berharap pemerintah segera menaikkan Harga Pokok Produksi (HPP) gula demi meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami sudah mengusulkan kenaikan HPP dari Rp14.500 menjadi Rp16.875 per kilogram. Harapannya, petani tebu bisa lebih sejahtera,” tandasnya.


Topik

Peristiwa Manten Tebu Plt Bupati Tulungagung PG Modjopanggoong Produksi Gula 2026



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kediri Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aries Marthadinaja

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa