Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Fraksi PDI-P Situbondo Beri Perhatian pada Jukir dan PPLL, Anggota Dewan Ini Tekankan Profesionalisme dan Perhatian Hak

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Apr - 2026, 13:24

Placeholder
Rudi Afianto saat menyerahkan rompi Jukir dan PPLL secara simbolis di Pemkab Situbondo. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Situbondo menunjukkan kepedulian nyata terhadap para juru parkir (jukir) dan Petugas Pengatur Lalu Lintas (PPLL) di daerahnya. Kepedulian tersebut diwujudkan dengan aksi berbagi rompi kepada puluhan jukir dan PPLL sekaligus menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap profesi yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan publik.

Anggota DPRD Situbondo dari Fraksi PDI-P Rudi Afianto, menyampaikan bahwa juru parkir memiliki peran strategis dalam membentuk citra daerah di mata masyarakat. Menurutnya, keberadaan jukir tidak bisa dipandang sebelah mata.

Baca Juga : Iran Tegas Tolak Negosiasi dengan AS, IRGC Ancam Serangan Balasan Lebih Keras

"Juru parkir ini adalah salah satu wajah Kabupaten Situbondo di depan publik," ujar Rudi, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, kesan pertama masyarakat terhadap suatu daerah kerap terlihat dari kondisi di lapangan, termasuk bagaimana pelayanan parkir dijalankan. Profesionalitas jukir, kata dia, turut menentukan apakah daerah tersebut dinilai tertib dan ramah.

"Kesan orang terhadap Situbondo, apakah bersih, tertib, dan ramah, itu juga tercermin dari profesionalitas juru parkir di lapangan," tegasnya.

Lebih lanjut, Rudi menilai bahwa tugas juru parkir merupakan pekerjaan yang mulia. Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, jukir juga berperan sebagai ujung tombak dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Jukir ini ujung tombak PAD. Tugas mereka mulia, sehingga hak dan kewajiban mereka harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah," katanya.

Ia menekankan bahwa selama ini masih terdapat berbagai persoalan yang dihadapi jukir, mulai dari perlindungan kerja hingga pembinaan yang belum optimal. Oleh karena itu, ia mendorong adanya kebijakan yang lebih berpihak kepada para jukir.

Menurut Rudi, peningkatan profesionalitas menjadi kunci utama dalam memperkuat peran juru parkir. Pembinaan yang berkelanjutan dinilai penting agar jukir tidak hanya menjalankan tugas secara teknis, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Juru parkir harus mendapatkan pembinaan profesionalitas, baik dari sisi teknis maupun etika pelayanan," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perhubungan secara umum, termasuk Petugas Pengatur Lalu Lintas (PPLL). Menurutnya, kedua peran ini saling berkaitan dalam menciptakan ketertiban di jalan.

"PPLL dan jukir harus sama-sama ditingkatkan kapasitasnya, karena keduanya berperan langsung dalam menciptakan ketertiban lalu lintas," jelasnya.

Baca Juga : Momentum Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Turunkan Angka Kematian Ibu

Rudi juga mendorong adanya modernisasi dalam pengelolaan parkir, termasuk penerapan sistem digital dalam setoran parkir. Hal ini dinilai mampu meningkatkan transparansi sekaligus meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah.

"Dengan digitalisasi, setoran parkir bisa lebih transparan dan akuntabel. Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan publik," ungkap Rudi Afianto yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Situbondo itu.

Ia menambahkan, jika sistem pengelolaan parkir berjalan baik, maka kontribusinya terhadap PAD juga akan semakin optimal. Dengan demikian, keberadaan jukir dapat benar-benar memberikan manfaat besar bagi daerah.

Di sisi lain, Rudi menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan Dinas Perhubungan dalam memperbaiki sistem yang ada. Ia berharap perhatian terhadap jukir tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan.

"Perlu ada sinergi semua pihak agar pembinaan dan perhatian terhadap jukir bisa berjalan konsisten," katanya.

Di akhir pernyataannya, Rudi mengajak seluruh pihak untuk menghargai peran juru parkir sebagai bagian dari pelayanan publik. Ia optimistis, dengan perhatian yang serius, jukir di Situbondo dapat menjadi lebih profesional dan berkontribusi maksimal bagi daerah.

"Kalau kita beri perhatian yang cukup, saya yakin jukir di Situbondo bisa lebih profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.


Topik

Peristiwa Fraksi PDI-P PDI-P Situbondo DPRD Situbondo juru parkir jukir



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kediri Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Sri Kurnia Mahiruni