Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Perkuat Swasembada Pangan, Pemkab Banyuwangi Resmikan Embung Lider untuk 636 Hektare Sawah

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Nurlayla Ratri

06 - Apr - 2026, 09:15

Placeholder
Tasyakuran peresmian Embung Lider Desa Sumberarum Kecamatan Songgon Banyuwangi (Istimewa)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan melalui peningkatan infrastruktur pertanian. Salah satu langkah nyata ditunjukkan dengan peresmian DAM atau Embung Lider di Dusun Lider, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Minggu (5/4/2026).

Peresmian embung tersebut dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Banyuwangi melalui Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) wilayah Srono, Joko Setyono. Kegiatan ini turut dihadiri gabungan HIPPA, para petani, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Baca Juga : Gus Qowim: Halal Bihalal Momentum Saling Memaafkan dan Perkuat Kebersamaan Membangun Kota Kediri

Joko menegaskan bahwa ketersediaan air irigasi yang cukup dan merata menjadi faktor penting dalam menunjang produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

"Peresmian ini menjadi langkah penting dalam memastikan ketersediaan air yang memadai bagi petani di wilayah tersebut,” kata Joko.

Ia menjelaskan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Banyuwangi, khususnya di kawasan Lider, Kecamatan Songgon. Karena itu, keberadaan infrastruktur irigasi yang andal dinilai sangat krusial.

Sebelumnya, saluran irigasi di wilayah tersebut mengalami kerusakan akibat bencana alam pada 2023. Kondisi itu sempat mengganggu distribusi air ke lahan pertanian. Setelah melalui proses rehabilitasi, aliran irigasi kini diharapkan kembali normal sehingga dapat mendukung aktivitas pertanian secara optimal.

“Embung tersebut kini dapat mengairi baku sawah seluas 636 hektare yang mencakup tiga desa, yakni Desa Temuasri, Desa Temuguruh, dan Desa Karangsari," imbuh Joko.

Sementara itu, Juru Air Temuguruh, Rizky Aris Pribadi, menyebutkan proyek rehabilitasi dimulai pada September 2025 dengan durasi pengerjaan selama 120 hari.

Baca Juga : Perum Jasa Tirta Sebut Penerapan Portal Ditujukan Guna Jaga Struktur Bendungan Lahor

“Rehabilitasi saluran irigasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk meningkatkan infrastruktur pertanian. Kami yakin produktivitas pertanian akan meningkat dan kesejahteraan petani dapat terjaga. Selain itu, mari kita bersama-sama menjaga embung ini agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," jelas Rizki.

Apresiasi juga datang dari Ketua HIPPA Tri Tunggal Jaya, Kasturi, yang menaungi wilayah Desa Temuguruh, Desa Karangsari, dan Desa Temuasri. Ia menyampaikan terima kasih atas pembangunan embung yang dinilai sangat bermanfaat bagi petani.

“Saya mewakili HIPPA di tiga desa mengucapkan terima kasih kepada DPU Pengairan Kabupaten Banyuwangi atas pembangunan Embung Lider. Semoga ke depan tidak ada lagi bencana, dan mari kita bersama-sama menjaga embung ini,” ujar Kasturi.


Topik

Pemerintahan banyuwangi embung lider swasembada pangan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kediri Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan