Rusak Ambulans dan Rebut Jenazah Covid-19, Polres Jember Tetapkan 3 Tersangka | Kediri TIMES

Rusak Ambulans dan Rebut Jenazah Covid-19, Polres Jember Tetapkan 3 Tersangka

Aug 01, 2021 10:58
Ketiga tersangka perusakan ambulan dan perebutan jenazah di Silo Jember (foto : ist / Jember TIMES)
Ketiga tersangka perusakan ambulan dan perebutan jenazah di Silo Jember (foto : ist / Jember TIMES)

JEMBERTIMES – Kasus perusakan ambulans dan perebutan jenazah MH (35) warga Dusun Sukmaelang, Desa Pace, Kecamatan Silo Jember yang sempat viral pada Jumat (23/7/2021) lalu akhirnya menemui titik terang. Polres Jember pun berhasil menetapkan 3 tersangka.

Ketiga tersangka yang berhasil diamankan adalah ES (35), ME (30, dan AR (26). Ketiganya merupakan warga Dusun Sukmaelang, Desa Pace Silo. Hal ini dibenarkan Kapolres Jember AKBP. Arif Rachman Arifin pada Minggu (1/8/2021).

Baca Juga : Sederet Drama Korea Tayang Agustus 2021, Begini Sinopsis Lengkapnya

“Ketiganya adalah yang melakukan perusakan dengan memecah kaca mobil ambuland, memukul bodi mobil hingga penyok, dan merusak alat manometer tabung oksigen yang ada di dalam mobil ambulans,” ujar Kapolres Jember AKBP. Arif Rachman Arifin melalui Kasatreskrim AKP. Komang Yogi Arya Wiguna.

Penetapan tersangka ini setelah pihak Polres Jember melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, serta melakukan olah TKP di lokasi. “Kami telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. sedangkan untuk barang bukti berupa satu unit Mobil Ambulance Suzuki APV dan 3 buah pakaian milik pelaku, juga sudah kami amankan," bebernya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 170 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara. "Oleh penyidik, tersangka dijerat Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun", pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, perusakan mobil ambulans milik RS Bina Sehat yang sedang mengantar jenazah pasien Covid-19 di Dusun Sukmaelang, Desa Pace, Kecamatan Silo Jember, dirusak oleh massa. Selain dirusak, massa juga merebut paksa jenazah milik warga sekitar yang hendak dimakamkan secara protokol Covid.

Baca Juga : Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 1 Agustus 2021, Naik Status Jadi Tersangka, Elsa Dipenjara?

Tidak hanya itu, peristiwa ini juga banyak tersebar info hoax atau berita bohong, dimana kondisi jenazah yang ada di dalam peti mengeluarkan darah segar. Sehingga banyak yang menyebutkan jika ada beberapa organ tubuh jenazah pasien yang hilang.

“Saat di cek, kondisi tubuh jenazah utuh, tidak ada organ tubuh yang hilang. Memang kondisi jenazah saat peti dibuka posisinya tengkurap dan banyak darah yang keluar, sehingga saat itu kami mandikan ulang dan dimakamkan biasa (tanpa protokol kesehatan,” pungkas Ra Farid panggilan KH. Farid Mujib usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Jember beberapa waktu lalu. 

Topik
penetapan tersangka perusakan ambulans perebutan jenazah covid 19 Pilkada Kabupaten Jember Tipikor Polres Jember perebutan jenazah covid 19

Berita Lainnya