Persik Kediri Berkeinginan Kompetisi Liga 1 2021 Tanpa Degradasi | Kediri TIMES

Persik Kediri Berkeinginan Kompetisi Liga 1 2021 Tanpa Degradasi

May 08, 2021 20:55
Pemain Persik Kediri saat berlatih fisik di stadion Brawijaya.(ist)
Pemain Persik Kediri saat berlatih fisik di stadion Brawijaya.(ist)

KEDIRITIMES - Di tengah derasnya arus penolakan regulasi kompetisi liga tanpa adanya degradasi, namun penyikapan ini justru berbeda dengan kebijakan yang diambil oleh klub Persik Kediri.

Jajaran manajemen Persik Kediri justru berkeinginan dalam penyelenggaraan kompetisi Liga 1 tahun 2021 ini tanpa dilakukan sistem degradasi.

Baca Juga : Umat Islam Dilarang Puasa di 9 Hari ini, Apa Saja? 

Persik Kediri menyadari kompetisi Liga 1 yang bakal bergulir nanti masih berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Karenanya, Presiden Klub Abdul Hakim Bafagih mendukung wacana liga tanpa degradasi

Hakim mengungkapkan, klub masih terpukul dengan dampak pandemi Covid-19 yang terjadi dalam setahun terakhir. Klub tentu saja membutuhkan waktu untuk memulihkan ke kondisi normal. 

“Dan wacana liga tanpa degradasi merupakan momen untuk pemulihan seluruh klub Liga 1,” ujarnya.

Menurut Hakim, kompetisi tanpa degradasi bagus untuk kebaikan klub. Mereka bisa menata pelan-pelan kondisi internal klub yang diterpa pandemi sejak awal tahun lalu.

Memang, idealnya kompetisi di mana pun memberlakukan promosi dan degradasi. Namun, menurutnya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak bisa memaksakan format kompetisi normal di tengah kondisi yang belum normal. “Menurut kami, wacana itu merupakan langkah yang baik sekali. Apalagi yang kami dengar mayoritas klub Liga 1 dan Liga 2 setuju dengan wacana itu,” ujar Hakim.

Setelah penataan selama setahun ke depan, Hakim meyakini kondisi klub akan jauh lebih bagus dibanding hari ini. Setelah itu, federasi bisa mengembalikan format kompetisi dengan degradasi. 

“Kami harap, federasi dan operator liga dapat mengambil keputusan bijak dengan melihat kondisi pandemi seperti sekarang,” pungkasnya. 

Sementara, itu sejumlah klub besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta dan Madura United justru menginginkan kompetisi Liga 1 tahun ini tetap mengakomodir sistem degradasi.

Baca Juga : Rekomendasi Toko Oleh-Oleh Khas di Kota Malang, Cocok untuk Bawa Buah Tangan 

Perihal ini seperti diutarakan oleh Pembina Persija Ardhi Tjahjoko, yang menolak mentah-mentah wacana tersebut. Menurutnya, sebuah kompetisi harus ada "hukuman" degradasi dan promosi.

"Bagi saya seandainya Liga jadi digulirkan tetapi tidak ada sistem degradasi, itu tak ubahnya seperti turnamen saja mengingat tidak ada lagi nilai kompetisinya," tulis Ardhi di instagram pribadinya @ardhitj90.

"Di samping tentunya dari Liga 2 kan juga ingin berkompetisi agar bisa masuk ke Liga 1. Jadi saya rasa perlu dipertimbangkan kembali agar Liga dapat kembali kepada marwahnya dan masing-masing klub akan berkompetisi dengan penuh semangat serta mempunyai target," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan, kompetisi Liga 1 2021-2022 direncanakan akan dimulai 3 Juli 2021. Iriawan sudah melaporkan rencana tersebut ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dalam pertemuan di Kantor Kemenpora, Rabu (21 April 2021) lalu.

Kebijakan itu diambil setelah melihat suksesnya penyelenggaraan Piala Menpora 2021 kemarin yang berjalan dengan lancar dan dapat menerapkan Protokol (Prokes) Kesehatan dengan baik.

Topik
Persik Kediri liga tanpa degradasi kompetisi Liga 1 Berita Olahraga

Berita Lainnya