MUI Tulungagung: Meski Berat Bertambah, Zakat 2,5 Kilogram Beras Tetap Sah | Kediri TIMES

MUI Tulungagung: Meski Berat Bertambah, Zakat 2,5 Kilogram Beras Tetap Sah

May 08, 2021 20:31
Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

TULUNGAGUNGTIMES - Besaran berat zakat fitrah yang berubah dari 2,5 kilogram menjadi 2,7 sampai 3 kilogram menimbulkan pertanyaan. Salah satu pertanyaan yang sering terdengar, kalau zakat menjadi 2,7 atau 3 kilogram apakah sah bagi orang-orang terdahulu yang telah membayar zakat fitrah sebesar 2,5 kilogram.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung KH Muhammad Hadi Mahfuzd menjelaskan, perubahan besaran zakat itu tidak merubah sah-nya zakat yang telah dibayar sebesar 2,5 kilogram beras.

Baca Juga : Niat, Hukum, Tata Cara dan Ketentuan Pelaksanaan Mengganti Puasa Ramadan

"Saran untuk memberikan zakat fitrah 2,7 kg atau lebih itu tidak boleh dengan disertai penilaian bahwa zakat fitrah 2,5 kg itu tidak sah," kata Kiai yang akrab dipanggil Gus Hadi, Sabtu (8/5/2021).

Lanjut Gus Hadi, artinya yang mau zakat fitrah dengan 2,5 kg itu tetap boleh dan sah. "Demikian keputusan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Tulungagung tahun-tahun lalu," ujarnya.

Diakui Gus Hadi, sejak dari zaman dahulu pemahaman orang membayar zakat Fitrah pada umumnya adalah 2,5 kilogram beras. Namun, seiring perkembangan zaman, takarannya kemudian berubah.

"Tampaknya memang ada perbedaan pendapat tentang takaran. Disamping itu, bisa jadi sebuah takaran itu jika dikonvensi ke bobot gram akan beda-beda hasilnya, tergantung berat jenisnya barang," kata Gus Hadi.

Dirinya tidak sepakat jika ada orang Islam membayar zakat Fitrah dengan berat 2,7 atau lebih lantas menganggap yang telah membayar zakat seberat 2,5 dianggap tidak sah.

Baca Juga : Masjid Badshahi yang Kemegahannya Sudah Terlihat dari Jarak 16 Km, Pernah jadi Pangkalan Militer

"Maka dari itu, kalau sampai saran agar warga zakat fitrah 2,7 kg itu dengan disertai tidak mengesahkan zakat fitrah yang 2,5 kg akan timbul masalah besar, yaitu tidak mengesahkan zakatnya orang-orang tua dulu. Lalu apa zakatnya orang-orang dulu, utamanya yang sekarang masih hidup, itu harus diulang lagi," terangnya sambil menanyakan pendapat yang salah itu.

Ulama di Tulungagung juga menegaskan jika perubahan zakat tidak serta merta membuat zakat 2,5 kilogram tidak sah. Baik zakat fitrah itu dibayar 2,5 atau 2,7 kilogram atau lebih tetap sah dan mempunyai dasar hukum pendapat ulama masing-masing madzhab.

Topik
zakat fitrah beras berat beras untuk zakat fitrah MUI Tulungagung

Berita Lainnya