Masuk Kediri, Puluhan Kendaraan Disuruh Putar Balik Pos Pam Mengkreng | Kediri TIMES

Masuk Kediri, Puluhan Kendaraan Disuruh Putar Balik Pos Pam Mengkreng

May 08, 2021 19:57
Kapolres Kediri AKBP Lukman memeriksa kendaraan di Pos Pean mengkreng.(eko arif s/jatimtimes)
Kapolres Kediri AKBP Lukman memeriksa kendaraan di Pos Pean mengkreng.(eko arif s/jatimtimes)

KEDIRITIMES - Petugas gabungan melakukan pengecekan di pertigaan Pos Pam Mengkreng. Hasilnya, puluhan kendaraan bermotor yang didominasi roda empat yang ditumpangi pemudik dihadang aparat gabungan di pintu masuk Kabupaten Kediri, Sabtu (8/5/21) sore, serta diarahkan untuk putar balik

"Bus mengangkut penumpang melintas antar kota ada yang diperbolehkan, namun dengan persyaratan harus memiliki stiker yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Perhubungan Darat. Jadi intinya tidak semua bus bisa beroperasi, namun jika tidak memiliki stiker barcode maka otomatis hal tersebut ilegal," ungkap Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono . 

Baca Juga : Tampil di Luar Gaya SNI Hijab Segi Empat, Gaya Hijabers Ini Boleh Dicontek Lho

Dalam pemeriksaan secara selektif prioritas bagi pengguna jalan itu melibatkan petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP,  Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri. 

Petugas gabungan memeriksa dengan ketat pada kendaraan mudik ataupun tidak ada keperluan lain yang melintas. Namun jika tujuannya bekerja, surat tugas, berobat, maupun mengalami kedukaan maka tetap diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

Menurut AKBP Lukman, untuk hari ini ada sedikit peningkatan namun mayoritas khususnya untuk kendaraan pengangkut sembako kebutuhan pokok dan prasarana kerja. Ada kriteria kendaraan yang diperbolehkan untuk melintasi pos penyekatan. Diantaranya yakni keperluan kerja dengan menunjukkan surat tugas, keperluan berobat atau melahirkan serta kendaraan yang memuat bahan sembako.

"Tadi ada kendaraan yang mengangkut 10 penumpang dari Surabaya bertujuan ke Kabupaten Trenggalek terpaksa diturunkan. Semua turun dan kami akan lakukan pemeriksaan swab,” imbuh Lukman usai memeriksa seluruh data kependudukan.

"Dari hasil pemeriksaan swab 10 penumpang tersebut dinyatakan negatif," ujarnya.

Baca Juga : Atasi Kepadatan Parkir di Badan Jalan, Pemkot Malang Segera Bangun Parkir Vertikal

"Saya imbau kepada masyarakat agar tidak mudik karena langkah ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta jangan lupa harus tetap mematuhi protokol kesehatan," pungkas Lukman.

Kabupaten Kediri sendiri masuk dalam rayon atau aglomerasi empat bersama wilayah Blitar, Tulungagung, Nganjuk, dan Jombang dalam pos penyekatan larangan mudik tahun 2021.

Topik
Larangan Mudik Lebaran wilayah rayon empat puluhan kendaraan putar balik Polres Kediri pos pam mengkreng

Berita Lainnya