Di Lockdown, Situasi 2 RT di Banyuurip Lengang | Kediri TIMES

Di Lockdown, Situasi 2 RT di Banyuurip Lengang

May 06, 2021 21:05
Tiap pintu gang masuk di 2 RT di dusun Tekik di pasang banner PPKM Mikro / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Tiap pintu gang masuk di 2 RT di dusun Tekik di pasang banner PPKM Mikro / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES - Pasca diputuskan untuk lockdown atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro di 2 RT di Dusun Tekik, Desa Banyuurip, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung tampak lengang. Kamis (6/5/2021) setelah berbuka puasa, pintu-pintu rumah telah ditutup.

Ada beberapa toko atau warung yang masih buka, namun dalam keadaan sepi. Jalan atau gang masuk ke rumah warga juga tampak gelap, sementara satu musala yang biasanya ramai untuk jamaah salat dan taraweh juga lengang tak ada aktivitas.

Baca Juga : Tarikan Sumbangan Pembangunan Masjid ke ASN Dikritik DPRD Jombang

"Satu masjid yang biasanya ramai, hanya ada dua keluarga yang tetap jamaah. Sedangkan satu musala sementara ini tidak ada aktivitas," kata Sugiyatno Kepala Desa Banyuurip.

Kesadaran masyarakat Dusun Tekik, khususnya di 2 RT yang diberlakukan PPKM Mikro, menurut Sugiyatno sudah baik.

"Saat tracing mereka suka rela datang, setelah dinyatakan pembatasan juga mereka disiplin tetap di dalam rumah," ujarnya.

Apresiasi pun diberikan Pemerintah Desa Banyuurip kepada masyarakatnya ini. Bahkan, Sugiyatno menegaskan tiap rumah yang masih ada warga reaktif Covid-19 setelah tracing dibantu berupa sembako dan kebutuhan pokok selama seminggu ke depan.

"Kita bantu, agar masyarakat tenang di rumahnya masing-masing," imbuhnya.

PPKM Mikro ini, lanjutnya, akan berlaku pada hari ini, Kamis (6/5/2021) sampai tanggal 12 Mei 2021.

"Jika tidak ada halangan, akan diadakan vaksinasi ke warga pada Senin (10/5/2021) depan," terangnya.

Baca Juga : Honorer di Sekolah Pinggiran Tulungagung Ini Eksis dengan Bimbel, Beri Motivasi Guru Lain Terus Berjuang

Seperti diketahui, pasca kejadian meninggal dunia beruntun, yakni enam orang dalam sepekan di desa ini, sejumlah warga telah dilakukan tracing oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung. 

Warga di dua RT tepatnya di Dusun Tekik didatangkan ke kantor desa untuk di tracing. Dari 66 orang yang diperiksa, 29 diantaranya reaktif rapid antibodi. Sedangkan yang dilakukan rapid antigen sebanyak 65 orang dengan hasil seluruhnya negatif. 

Dari jumlah itu, 22 diantaranya adalah perangkat dan operator desa. Hasilnya, 6 perangkat juga dinyatakan reaktif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. 

Topik
lockdown dusun tekik kondisi dusun tekik korban covid 19 dusun tekik kades banyuurip

Berita Lainnya