Penyekatan Mudik, Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Blitar-Malang Terus Bertambah | Kediri TIMES

Penyekatan Mudik, Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Blitar-Malang Terus Bertambah

May 06, 2021 19:26
Petugas gabungan melakukan penyekatan di jalur utama Blitar-Malang.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Petugas gabungan melakukan penyekatan di jalur utama Blitar-Malang.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

BLITARTIMES - Penyekatan secara ketat di jalur Blitar-Malang dilakukan petugas gabungan di Kabupaten Blitar. Sejak larangan mudik diberlakukan sejak Kamis, 6 Mei 2021 pukul 00.00 WIB, jumlah kendaraan dari arah Kabupaten Blitar menuju Malang yang disuruh putar balik terus bertambah.

Pantauan BLITARTIMES, penyekatan dilakukan di jalur utama Blitar-Malang di Kecamatan Selorejo. Serta dua jalur tikus di Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Wates.

Baca Juga : Mudik Dilarang, Begini Cara Asyik Silaturahim Lebaran di Tengah Pandemi

 

“Sejak tadi malam kita lakukan penyekatan. Warga yang akan keluar dari wilayah Kabupaten Blitar menuju Malang kita minta untuk putar balik. Yang kita minta untuk putar balik terus bertambah. Di pos penyekatan Kecamatan Selorejo ada 100 lebih pengendara yang kami minta putar balik. Rata-rata kendaraan pribadi," ungkap Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela.

Dia menambahkan, untuk dua jalur tikus di Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Wates mayoritas pengendara yang diminta putar balik adalah warga sekitar. Namun demikian, pihaknya menemukan tiga kendaraan pribadi yang hendak menyeberang ke wilayah Kabupaten Malang.

“Dari evaluasi yang kita lakukan, jalur tikus ini memang banyak dimanfaatkan oleh warga sekitar saja. Sampai dengan siang tadi  kita lakukan screening baru ada tiga kendaraan yang kita suruh untuk putar balik," imbuhnya.

Lebih dalam Leonard menyampaikan, sejak diberlakukannya penyekatan larangan mudik hanya ada tiga kategori pengendara saja yang boleh melintas antar wilayah. Diantaranya, kendaraan emergency, perjalanan dinas dan kendaraan bermuatan bahan pokok. Selain tiga kategori itu, pengendara diwajibkan membawa surat keterangan bebas Covid-19 dengan swab PCR atau swab Antigen yang berlaku 1×24 jam. Termasuk mereka yang bekerja di luar wilayah diminta untuk membawa surat keterangan dari kantor atau instansinya masing-masing untuk melewati pos penyekatan.

Baca Juga : Sederet Tradisi Lebaran Unik di Berbagai Negara, Di Turki Hanya Pria Saja yang Salat Id di Masjid

 

“Penyekatan bagi yang beralasan akan bekerja antar wilayah akan lebih kita ketatkan lagi. Mereka nantinya akan kita minta untuk membawa surat keterangan dari kantornya. Bekerja masuk pengecualian dalam larangan mudik, namun demikian untuk memastikan mereka benar-benar bekerja maka kami akan minta untuk membawa surat keterangan dari kantor atau instansi," pungkas Leonard.

Topik
Larangan Mudik Lebaran penyekatan jalur blitar malang perbatasan blitar malang Kapolres Blitar

Berita Lainnya