Akhirnya, Kades Sebar Uang di Tulungagung Kena Denda Satgas Covid-19 | Kediri TIMES

Akhirnya, Kades Sebar Uang di Tulungagung Kena Denda Satgas Covid-19

Apr 29, 2021 20:49
Video saat Kades Kepuh bagi-bagi uang ke warga yang kemudian viral / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Video saat Kades Kepuh bagi-bagi uang ke warga yang kemudian viral / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES - Pasca-viral sebar uang ke warga, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung menjatuhkan sanksi berupa denda kepada Kades Kepuh Boyolangu. 

Menurut keterangan anggota Penegakkan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung Artista Nindya Putra, pihaknya sudah memanggil Winarto, Kades Kepuh, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga : Situs Aryo Jeding di Tulungagung, Benarkah Bekas Ibu Kota Blitar di Masa Lalu?

"Kepala Desa sudah kita panggil terkait videonya yang viral di media sosial sedang membagikan uang hingga menimbulkan kerumunan," kata pria yang akrab di sapa Genot ini.

Lanjut Genot, Winarto dalam keterangan yang diberikan mengakui kejadian itu berlangsung spontan saat acara senam ibu-ibu.

"Saat itu yang bersangkutan akan memberikan uang kepada salah satu petugas bersih-bersih musala," ujarnya.

Di saat bersamaan, tiba-tiba warga mendekat dan mengerubunginya untuk meminta uang. Karena kebanyakan adalah anak-anak, Winarto lalu mengeluarkan uang dalam saku dan langsung membagikannya yang akhirnya viral karena ada yang mengambil video saat kejadian.

Buntut dari kejadian itu, Satgas Penanganan Covid-19 menjatuhkan sanksi berupa denda kepada Winarto dan 19 orang lain masing-masing Rp 25 ribu.

"Mereka ini lalai dalam menjalankan protokol kesehatan," tambahnya.

Baca Juga : RAPI Tulungagung dan Mitra Combat Khotmil Qur'an dan Berbagi Takjil di Desa Betak

Selain denda uang, Kepala Desa Kepuh juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan siap diproses hukum bila kejadian itu terulang lagi.

Sebelumnya, pernyataan Winarto juga sama seperti yang disampaikan di depan Satgas Penanganan Covid-19. Menurutnya acara itu adalah acara bagi takjil. Terkait bagi-bagi uang yang menimbulkan kerumunan itu merupakan spontanitas dan uangnya pun tidak disiapkan sebelumnya.

"Mboten, kui maeng aku pas cetok warga yang biasa bersih2 madrasah trus tak lungi duwit, trus bocah2 sing eruh langsung mengerubung. Aku lek cetok penyapu madrasah kulino ngei dwet nyatuk an... (baca: Tidak, itu tadi saya pas ketemu dengan warga yang biasa membersihkan madrasah kemudian saya kasih uang, dan anak-anak yang tahu langsung pada datang. Saya kalau ketemu penyapu madrasah terbiasa memberi uang)," jelasnya.

Topik
kades kepuh kades bagi bagi uang Satgas Covid 19 Tulungagung sanksi prokes

Berita Lainnya