Bahan Petasan Ledakkan Satu Rumah di Jombang, Satu Orang Tewas dan Satu Dirawat | Kediri TIMES

Bahan Petasan Ledakkan Satu Rumah di Jombang, Satu Orang Tewas dan Satu Dirawat

Apr 16, 2021 12:24
Kondisi rumah Sukijan, warga Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Jombang usai meledak akibat petasan. (Istimewa)
Kondisi rumah Sukijan, warga Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Jombang usai meledak akibat petasan. (Istimewa)

JOMBANGTIMES - Bahan baku petasan meledakkan satu rumah warga di Jombang. Akibat ledakan itu, satu orang tewas dan satu orang lainnya dirawat di rumah sakit.

Ledakan tersebut terjadi di rumah Sukijan (60), warga Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh pada Kamis (15/06). Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan mengatakan, ledakan terjadi saat warga sedang menunaikan salat tarawih, sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca Juga : Pasca Gempa, Wisata Goa Tetes Tetap Buka

Ledakan terdengar hingga dua kali di dalam rumah Sukijan. "Saat salat tarawih, terdengar suara ledakan. Saat ledakan kedua baru semua jemaah keluar mencari sumber ledakan. Ternyata ledakan tersebut dari rumah Bapak Sukijan," ujarnya kepada wartawan, Jumat (16/04).

Ledakan tersebut membuat warga panik dan langsung menghampiri rumah Sukijan. Saat didatangi warga, rumah tersebut sudah dalam kondisi mati lampu dan masih terlihat sisa api bekas ledakan.

Saat ledakan terjadi, lanjut Rudi, ada dua orang di dalam rumah. Yaitu Sainten (55) dan putranya, Joko Slamet (35). Keduanya ditemukan tergeletak di ruang dapur. Warga kemudian melarikan keduanya ke puskesmas setempat kemudian dirujuk ke RSUD Jombang karena korban mengalami luka bakar serius.

"Joko dinyatakan meninggal dunia di RSUD Jombang pada pukul 23.55 WIB. Sedangkan, Sainten masih menjalani perawatan," kata Rudi.

Dijelaskan Rudi, ledakan tersebut berasal dari bahan petasan atau mercon yang diracik sendiri oleh Joko. Itu terlihat dari abu bekas belerang yang terbakar di bagian dapur, tempat ledakan terjadi.

Baca Juga : Pemain Terbaik Liga 3 Tak Masuk Daftar Pemain Kontrak

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mendapati kalau korban Joko kerap memasak bahan peledak untuk petasan.

"Dia ini bikin obat mercon. Dia masak sediri, kemungkinan untuk dijual. Tapi ini masih kita selidiki," pungkasnya.(*)

Topik
rumah meledak rumah meledak

Berita Lainnya