Tinjau Progres Bendungan Tugu, Bupati Trenggalek Lirik Potensi Energi Baru dan Terbarukan | Kediri TIMES

Tinjau Progres Bendungan Tugu, Bupati Trenggalek Lirik Potensi Energi Baru dan Terbarukan

Apr 09, 2021 18:01
Bupati Trenggalek meninjau area tampung air di Bendungan Tugu, Trenggalek (Foto: TrenggalekTIMES)
Bupati Trenggalek meninjau area tampung air di Bendungan Tugu, Trenggalek (Foto: TrenggalekTIMES)

TRENGGALEKTIMES - Proses pembanguan mega proyek Bendungan Tugu hampir selesai. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin pun melakukan peninjauan kesiapan bendungan jelang pengisian awal. 

Menurut Arifin sebelum diresmikan, pihaknya ingin memetakan dulu potensi apa saja yang bisa dimanfaatkan. "Kita petakan dulu apa yang bisa dimanfaatkan. Seperti tadi disampaikan aliran air ternyata bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Selain itu juga bisa digunakan untuk irigasi, dan masih banyak lagi," paparnya saat meninjau progres bendungan, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga : Pemkot Malang Optimalkan Sektor Ekraf untuk Pemulihan Ekonomi

Seperti pemanfaatan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, menurut Arifin itu yang bakal dijadikan prioritas utama. Alasannya adalah hanya dengan menaruh alat generator di bawah aliran air, diprediksi bisa menghasilkan 0,4 megawatt atau sekitar 400 kilowatt.

"Potensi ini jangan sampai kita sia-siakan. Pasalnya jika potensi ini kita manfaatkan sepenuhnya kami yakin masyarakat Trenggalek khususnya yang tinggal disekitaran bangunan bendungan akan sangat terbantu," ucap Arifin.

Selain bakal digarap sendiri oleh Pemerintah Daerah, Arifin nantinya juga berencana menawarkan kerja sama dengan instansi atau pihak swasta. Pasalnya, area genangan air masih bisa dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

"Luas area yang tergenang sekitar 81 hektare. Jika merujuk pada aturan undang-undang yang mengizinkan 5 persen boleh ditempati solar panel. Dari situ bisa dihitung ada sekitar 4 hektare area tampungan air yang boleh dipasangi solar panel apung," terangnya.

Dengan berbagai potensi yang ada pada Bendungan Tugu ini, diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menghasilkan pembaharuan energi. Pasalnya, tahun 2025 nanti ditargetkan ada 23 persen jaringan listrik yang berasal dari energi baru dan terbarukan.

Hal senada juga diterangkan oleh General Manager PLN Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto. Menurutnya, ada banyak potensi atau peluang yang bisa diambil dengan adanya Bendungan Tugu ini. Tinggal cari perizinan untuk merealisasikan semua pontensi yang bisa digarap.

Baca Juga : Perbaikan Jalan Rusak, DPRD Minta Pemkab Blitar Lakukan Pendataan

"Kalau kita lihat tadi manfaatnya banyak sekali. Untuk pengairan, pertanian, air baku, dan salah satunya adalah untuk pembangkitan tenaga listrik. Tinggal bagaimana upaya yang dilakukan agar potensi ini tidak hilang percuma," tutur Adi saat mendampingi Arifin.

Pihaknya juga menjelaskan sistematis perhitungan harga listrik ketika semua peralatan yang dibutuhkan untuk pembangkit listrik sudah tersedia. Menurutnya perlu perhitungan yang matang agar memperoleh pendapatan yang maksimal.

"Yang pertama perlu diperhitungkan adalah kisaran harga listrik. Selanjutnya baru perizinan-perizinan yang tentunya akan dibantu oleh Pak Bupati untuk mewujudkan bendungan untuk dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik," pungkasnya.

 

Topik
Bupati Trenggalek bendungan tugu energi baru terbarukan pln distribusi jatim

Berita Lainnya