Rawat Ekosistem, Bupati Trenggalek Tebar 200 Ribu Benih Ikan Tawes di Bekas Area Tambang | Kediri TIMES

Rawat Ekosistem, Bupati Trenggalek Tebar 200 Ribu Benih Ikan Tawes di Bekas Area Tambang

Apr 01, 2021 18:17
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Paling kiri) bersama Forkopimda lepas benih ikan
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Paling kiri) bersama Forkopimda lepas benih ikan

TRENGGALEKTIMES - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin tebar ribuan benih ikan di embung atau tempat penampungan air di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari. Penebaran ribuan ikan di area embung yang merupakan bekas galian tambang yang tidak digunakan lagi, merupakan wujud kepedulian terhadap ekosistem lingkungan dan alam.

Mochamad Nur Arifin mengungkapkan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi peran warga sekitar yang telah memanfaatkan bekas galian tambang menjadi sarana yang bermanfaat untuk orang banyak.

Baca Juga : Jelang Paskah, Polisi Sterilisasi Gereja di Kota Malang

"Warga di sini sudah memiliki kesadaran ekologis yang cukup baik. Yaitu menghijaukan kembali kawasan tambang, dan menyulap bekas galian tambang jadi penampungan air," ungkapnya, Kamis (1/4/2021).

Pria yang kerap disapa Gus Ipin ini menuturkan, bahwa pihaknya telah menebar sedikitnya 200 ribu ekor ikan tawas. Upaya ini dilakukan selain untuk menetralisir jentik nyamuk juga untuk pemenuhan gizi warga nanti ketika ikan sudah dewasa.

"Ikannya boleh diambil, tapi menangkapnya harus menggunakan pancing. Tidak boleh disetrum atau bahkan menggunakan obat. Masyarakat juga harus ikut mengawasi, jangan sampai masyarakat luar daerah merusak ekosistem yang telah kita rintis ini," tuturnya.

Politisi muda asal PDI-Perjuangan ini juga menambahkan, bahwa kesadaran ekologi masyarakat harus dibentuk sejak dini. Dengan begitu ekosistem yang ada di Trenggalek bisa berlanjut dan sumber daya alam tetap terjaga.

"Ini merupakan inovasi yang sangat bagus. Upaya yang dilakukan Desa Sukorejo dapat menjadi contoh bagi desa lain. Jadi selain bisa meningkatkan ekonomi lewat kegiatan memancing, ekosistem juga terjaga dengan pemeliharaan ikan di embung ini," tambahnya.

Baca Juga : Teror Teroris, Polisi Perketat Pengamanan Gereja dan Kantor Polres Bondowoso

Lebih lanjut, Gus Ipin mengatakan, memproyeksikan embung yang ada di Desa Sukorejo ini bisa dijadikan wana wisata alam. Pihaknya berharap pemerintah desa dapat memaksimalkan seluruh potensi yang ada, sehingga bisa menjadi indikator pertumbuhan ekonomi baru.

"Desa wisata masuk ke dalam salah satu program prioritas pemerintah daerah. Saya berharap di Desa Sukorejo ini segera terbentuk pusat ekonomi baru," pungkas Gus Ipin.

 

Topik
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin penebaran ikan embung bekas galian tambang pelestarian alam dan ekosistem Desa Sukorejo

Berita Lainnya