Pertama di Jatim, Pemakaman Modern 5 Agama Siap Dibangun di Tulungagung | Kediri TIMES

Pertama di Jatim, Pemakaman Modern 5 Agama Siap Dibangun di Tulungagung

Apr 01, 2021 17:25
Tampak suasana konsultasi publik di Balai Desa Ngepoh (atas) dan masterpalan pemakaman modern. (Foto: Muhsin/TulungagungTimes)
Tampak suasana konsultasi publik di Balai Desa Ngepoh (atas) dan masterpalan pemakaman modern. (Foto: Muhsin/TulungagungTimes)

TULUNGAGUNGTIMES - Pemakaman modern 5 agama akan segera dibangun di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung. Pembangunan pemakaman modern kedua di Indonesia setelah San Diego Hills di Karawang saat ini sudah proses perizinan Amdal, Andalalin, IMB, dan lainnya.

Pembangunan pemakaman modern 5 agama itu diproyeksikan menjadi wisata religi yang mampu menarik wisatawan, baik domestik maupun manca negara.

Baca Juga : Pasca Penyerangan Mabes Polri, Polres Blitar Perketat Pengamanan Mapolres

Kepala Desa Ngepoh Sunaryo mengatakan, pembangunan pemakaman modern dilakukan oleh pihak swasta atau investor. Tapi, karena lokasinya berada di Desa Ngepoh, maka Pemdes digandeng untuk diajak bekerja sama.

"Ini luar biasa, selain menarik wisatawan, pemakaman modern ini juga bisa menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga ekonomi masyarakat juga ikut terangkat," kata Sunaryo di kantornya, Kamis (1/4/2021).

Pemakaman modern ini, lanjutnya, di Indonesia masih ada 2. Pertama, di Karawangan San Diego Hills dan yang kedua ada di Tulungagung. “Dan ini yang pertama di Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Pembangunan pemakaman modern merupakan kesempatan bagus dan harus ditangkap oleh Pemerintah Desa, karena nantinya dapat memberikan dampak ekonomi pada masyarakat dan membawa Desa Ngepoh lebih maju.

"Selama ini Desa Ngepoh tidak begitu dilirik. Semoga dengan adanya proyek ini Desa Ngepoh bisa dikenal di tingkat nasional bahkan internasional," ucapnya.

Di tempat yang sama, investor pembangunan pemakaman modern PT Sang Lestari Abadi melalui penanggungjawab lapangannya Tulus mengatakan, perizinan pembangunan pemakaman modern saat ini sudah sampai ke BPN dan izin Pertek (perimbangan teknis)-nya sudah tahap pembayaran. Ssedangkan untuk pelepasan izin HGU ke HGB prosesnya sampai ke Jakarta.

Dijelaskan olehnya, dalam pembangunan pemakaman modern tidak ada pembebasan lahan atau jual beli lahan. Karena wilayah yang akan dibangun sebelumnya merupakan wilayah perkebunan kakao atau coklat yang dikelola oleh PT. Lestari Agro Kencana.

Baca Juga : Polda Jatim Perketat Keamanan, Anggota Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Pintu Masuk

"Prosesnya hanya pelepasan hak. Tidak ada akuisi atau jual beli lahan, karena PT. Lestari Agro Kencana dan PT. Sang Lestari Abadi orang-orangnya sama," jelasnya.

Yang dilakukan oleh perusahaan, lanjut Tulus, hanya merubah perimbangan teknisnya di BPN dari perkebunan menjadi pemakaman. Mengenai kapan akan dimulai pembangunan, Tulus belum bisa memastikan karena harus menunggu semua proses perizinan selesai.

"Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa dimulai," tutupnya.

Diketahui, pemakaman modern yang akan dibangun di Dusun Ngrancah, Ngepoh, Kabupaten Tulungagung diberi nama "Shangrila Mamorial Park". Luas lahan yang dipergunakan 116 hektare (ha). Nantinya, pemakaman modern akan ada 5 jenis kavling makam. Antara lain, makam umum, makam Islam, makam Cina, makam Buddha, dan makam Kristen Katolik.

Topik
pemakaman modern makam 5 agama desa ngepoh tulungagung pt sang lestari abadi shangrila mamorial park san diego hills berita kabupaten tulungagung

Berita Lainnya