Pertemuan Persik Kediri VS PSS Sleman Diprediksi Berlangsung Sengit | Kediri TIMES

Pertemuan Persik Kediri VS PSS Sleman Diprediksi Berlangsung Sengit

Mar 31, 2021 19:41
Pemain Persik Kediri dalam kondisi siap tempur dan tidak terkendala sedikitpun dalam persiapannya. Evaluasi dari pertandingan sebelumnya pun sudah dilakukan oleh tim. (Foto: Ist,)
Pemain Persik Kediri dalam kondisi siap tempur dan tidak terkendala sedikitpun dalam persiapannya. Evaluasi dari pertandingan sebelumnya pun sudah dilakukan oleh tim. (Foto: Ist,)

KEDIRITIMES - Duel sengit bakal tersaji di pertandingan antara Persik Kediri melawan PSS Sleman di Piala Menpora 2021. Sesuai jadwal, kedua tim ini akan bertemu besok 1 April 2021 dengan venue pertandingan akan dilangsungkan di Stadion Si Jalak Harupat Bandung Jawa Barat. Kedua pelatih pun sama-sama mengakui jika skuat besutannya dalam kondisi siap tempur.

Pelatih Kepala Persik Kediri, Joko Susilo saat jumpa pers, Rabu (31/3), mengatakan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur dan tidak terkendala sedikitpun dalam persiapannya. Evaluasi dari pertandingan sebelumnya pun sudah dilakukan oleh tim.

Baca Juga : Terima Rekomendasi DPRD, Wali Kota Kediri Janji Upayakan Pelayanan secara Maksimal

“Evaluasi tim, sama yang disampaikan jumpa pers awal, mental, fisik, dan taktik. Waktu sepekan kemarin kami coba menaikkan 3 faktor tersebut, kami melihat peningkatan progres di lapangan,” katanya.

Meski sudah dipersiapkan pada latihan,Getuk sapaan akrabnya tetap meminta terhadap anak didiknya untuk terus beradaptasi. Sebab dalam pertandingan yang dinamis tidak selalu sama dengan apa yang sudah dipersiapkan dalam latihan.

“Selalu saya tekankan pada pemain di latihan tidak sama seperti di pertandingan. Tidak bisa dipastikan semua sudah bagus jika tidak dibuktikan di lapangan. Jadi saya sampaikan kepada pemain, pasti ada yang meremehkan tapi yang menjawab adalah masing-masing individu pemain dan tim,” imbuhnya.

Selain itu kelebihan jeda waktu tanding yang lebih panjang dibandingkan PSS Sleman menurut Getuk menjadi keuntungan. Dia bisa membenahi sedikit kekurangan agar lebih siap pada pertandingan ke-2. 

“Persik memiliki waktu panjang, memang lebih panjang, tapi dari yang saya ketahui recovery manusia 3 kali 24 jam sudah cukup secara fisikal tidak masalah. Tapi kami bersyukur 1 minggu dapat kami gunakan untuk membenahi sedikit kekurangan tim,” pungkasnya.

Sementara Pelatih Kepala PSS Sleman, Dejan Antonic menegaskan semua pemain dalam kondisi baik. Kendati demikian tidak 100 persen pemain yang diturunkan sama seperti melawan Persela Lamongan. Dia memberi kesempatan pemain untuk merasakan pertandingan.

“Dari 2 pertandingan kemarin ada perbedaan melawan Madura United dan Persela Lamongan. Semoga besok kami dapat hasil yang bagus. Dari evaluasi dan bicara dengan anak-anak terakhir dalam pertandingan melawan Persela kami analisis dan kami perbaiki, semoga bisa kami perbaiki dan membuat tim lebih kuat,” paparnya.

Lebih lanjut mengenai evaluasi 2 pertandingan Sebelumnya, Pelatih Kepala PSS menyebut pertandingan pertama melawan Madura United pada tempo tinggi anak-anak benar kerja keras. Tim bisa unggul 1-0 sampai menit ke 67 namun akhirnya kalah 2-1 setelah membalik kedudukan. “Tapi dari pertandingan tersebut kami mendapat masukan yang positif, karena masih lama untuk membentuk tim bagus,” tukasnya.

Baca Juga : Belajar Cara Mengelola Pemberdayaan Masyarakat, Pemkot Samarinda Tiga Kali Kunjungi Kota Kediri

Selanjutnya pertandingan ke-2 melawan Persela, Dejan mengganti komposisi tim dan taktik pertandingan. Namun pada pertandingan ini belum maksimal karena menghasilkan skor imbang 1-1-.

“Mungkin di sepakbola harus diterima kadang main bagus dan kadang tidak. Tapi dari informasi pertandingan terakhir harus kami perbaiki seperti yang kami bilang. Jalan kami masih jauh sampai Juli atau Juni,” jelas Dejan.

Selama mempersiapkan tim menurut Dejan klub merasakan tekanan. Tapi disisi lain tim sangat senang bisa kembali berkompetisi. Kondisi yang sama seperti tim lain dengan persiapan meet, pasti berat. Paling berat menurutnya berada pada pemain karena harus kerja keras saat latihan dan pertandingan.

“Semua orang di luar lapangan beberapa mengerti itu. Dari yang kami lihat di 2 pertandingan ada pemain yang naik dan turun, itu normal. Itu normal, kami harus dukung dari belakang. Setelah latihan 2 atau 3 bulan pasti akan kembali seperti semula,” tutupnya.

Terakhir dia tidak bisa mengungkapkan berapa persentase kesiapan pemain karena tim hanya disiapkan dalam kurun waktu sepekan. Normalnya sekitar 7 minggu kami bisa melihat siapa yang siap siapa yang tidak. Menurut Dejan tidak ada pemain yang siap dan dekat 100 persen dengan persiapan yang mepet.

Topik
Persik Kediri Joko Susilo Piala Menpora 2021

Berita Lainnya