Gubernur Jatim Targetkan Vaksinasi 5 Ribu Lansia Perhari | Kediri TIMES

Gubernur Jatim Targetkan Vaksinasi 5 Ribu Lansia Perhari

Mar 28, 2021 08:33
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Foto: Istimewa).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Foto: Istimewa).

SURABAYATIMES - Langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menekan angka penyebaran covid-19 terus dimasifkan. Utamanya pada vaksinasi tahap kedua yang saat ini menyasar para lansia dan petugas pelayanan publik. 

Untuk itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kepada Kementrian BUMN untuk mengadakan vaksinasi massal dengan memprioritas pada lansia selama satu bulan kedepan.  

Baca Juga : Kadin Kota Kediri Kurasi Produk UMKM untuk Pasar Ekspor

Pelaksanaan vaksinasi khusus lansia tersebut, dimulai pada hari Minggu besok tanggal 28 Maret hingga 24 April 2021 dan bertempat di Sentra Vaksinasi Bersama, Grand City Exhibition, Surabaya. Dimana, perlu diperhatikan bahwa setiap satu kali pendaftaran hanya untuk satu tiket. 

"Saya mengajak seluruh warga Jawa Timur untuk bergotong royong melawan pandemi COVID-19 melalui program vaksinasi. Tiap hari akan ada 5 ribu orang yang divaksinasi. Khusus untuk lansia bisa daftar secara online melalui link https://svbjatim.loket.com/," kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (27/3) malam.

Khofifah menyampaikan, bahwa kegiatan vaksinasi massal khususnya bagi lansia bekerjasama dengan Kementrian BUMN tersebut sengaja digelar sebagai bentuk komitmen terhadap kesehatan dan keselamatan warga Jawa Timur. 

Ini penting, karena vaksinasi merupakan salah satu bentuk upaya yang efektif untuk melindungi dari infeksi maupun gejala berat akibat COVID-19. Sehingga, bisa menekan secara signifikan jumlah penyebaran COVID-19 di Jatim. 

"Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap kesehatan dan keselamatan warga Jatim, kami akan mempercepat proses vaksinasi secara massal. Karena vaksinasi ini akan melindungi kita semua dari infeksi maupun gejala berat akibat COVID-19," ungkap orang nomor satu di Pemprov Jatim ini. 

Khofifah berharap, masyarakat Jatim utamanya lansia karena yang paling rentan terpapar Covid-19, bisa berpartisipasi aktif dalam program percepatan vaksinasi ini. Khofifah berharap para anak muda bisa mengajak dan mengantar orang tuanya, khususnya yang lansia untuk segera divaksinasi. Dengan demikian pasien lansia dapat ditekan dan akan bisa tercipta herd imunity untuk menuju Jawa Timur Bangkit. 

"Mari Sukseskan Vaksinasi, Menuju Jawa Timur Bangkit," pungkas Khofifah. 

Baca Juga : Wali Kota Sutiaji Ingin Seluruh Warga Kota Malang Dapat Jatah Vaksin Covid-19

Untuk diketahui, berdasarkan laporan mingguan yang dilaksanakan bersama Kemenkes RI tanggal 23 Maret 2021, Jatim disebutkan sebagai provinsi dengan vaksinasi tertinggi di Indonesia untuk pelayanan publik. Tercatat, sebanyak 573.497 pelayan publik telah divaksinasi di Jatim. Sedangkan secara keseluruhan sudah ada 1.3 juta penduduk Jawa Timur yang telah divaksinasi. 

Sementara itu, percepatan vaksinasi yang juga didukung dengan PPKM Mikro oleh Pemprov Jatim tentunya berpengaruh signifikan pada penurunan jumlah pasien COVID-19 yang harus dirawat di Ruang Isolasi Biasa maupun ICU.

Selama PPKM tahap 1 dan 2, dan PPKM Mikro tahap 1 dan 2, BOR Isolasi biasa di Jatim telah berhasil turun dari 79 persen menjadi 29 persen. BOR ICU juga telah berhasil turun dari 72 persen menjadi 49 persen. Artinya, keterisian rumah sakit di Jawa Timur sudah sesuai syarat dari WHO yakni dibawah 60 persen.

Di sisi lain, berdasarkan data nasional per tanggal 27 Maret 2021 kasus Covid-19 terdapat 275 konfirmasi kasus positif baru dan 303 kasus konfirmasi sembuh. Dengan jumlah pasien dirawat 2.064 orang dari total kumulatif 138. 449 orang atau 1,49 persen. Sementara angka kumulatif kesembuhan di Jatim sebesar 91,42 persen dan angka kematian sebesar 7,09 persen.

Topik
Vaksinasi lansia Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Berita Jatim

Berita Lainnya