Ramai Isu Astrazeneca Mengandung Unsur Babi, Habib Rizieq Diusulkan Jadi Duta Vaksin Covid-19 | Kediri TIMES

Ramai Isu Astrazeneca Mengandung Unsur Babi, Habib Rizieq Diusulkan Jadi Duta Vaksin Covid-19

Mar 24, 2021 07:42
Habib Rizieq (Foto: Viva)
Habib Rizieq (Foto: Viva)

INDONESIATIMES- Beredar isu jika eks Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq diusulkan sebagai duta vaksinasi Covid-19. Usulan itu pertama kali muncul dari Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.  

Terkail hal ini, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pun langsung memberi tanggapan. Meski tak menjawab secara lugas, Juru Bicara Satgas Wiku Adisasmito mengatakan, jika pemerintah terus melakukan sosialisasi vaksinasi Covid-19.  

Baca Juga : Tangani Wabah Covid-19, Pemkab Trenggalek Kembali Refocusing APBD hingga Rp105 Miliar

"Sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan untuk sama-sama sukseskan program vaksinasi nasional," kata Wiku dalam keterangan persnya yang dilansir pada Rabu (24/3/2021).  

Lebih lanjut, Wiku menekankan, bahwa vaksin Astrazeneca buatan Inggris itu tak memiliki kandungan langsung unsur babi di dalamnya. Ia menyebut bahwa enzim tripsi yang disebut berasal dari babi hanya dipakai sebagai katalisator dalam pengembangan vaksin.  

Hingga akhirnya untuk meredam isu tersebut, pemerintah sudah memulai vaksinasi Covid-19 menggunakan Astrazeneca kepada para ulama di Jawa Timur pada Senin (22/3/2021) lalu.  

Bahkan, Presiden Jokowi juga mengaku telah mendapat dukungan dari para kiai pengelola pondok pesantren untuk melakukan program vaksinasi kepada para santri. 

Sebelumnya, Habib Rizieq diusulkan menjadi duta vaksin untuk meredam isu vaksin Covid-19 yang mengandung babi. Usulan itu disampaikan berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia pada 4 hingga 10 Maret 2021. Sebanyak 73,2 persen dari 1.200 responden anak muda di usia 17-21 tahun bersedia mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca Juga : Maju Jadi Calon Rektor UIN Malang, Prof Dr Suhartono: Sebuah Refleksi Keprihatinan Moral Akademik

 

Menurut Burhanudin, dengan Habib Rizieq menjadi duta vaksin, maka akan mendongkrak tingkat kepercayaan masyarakat terhadap vaksin covid-19. 

"Saya mengusulkan Habib Rizieq Shihab pun kalau perlu jadi influencer vaksinasi, karena ini supaya orang tidak melihat ini isu politik, tapi ini isu bersama," ujarnya.

Topik
Habib Rizieq Shihab duta vaksin covid 19 indikator politik indonesia Satgas Covid 19 vaksin astrazeneca

Berita Lainnya