Jumlah Vaksin Belum Sepenuhnya Datang, Masyarakat Diharap Bersabar | Kediri TIMES

Jumlah Vaksin Belum Sepenuhnya Datang, Masyarakat Diharap Bersabar

Mar 16, 2021 18:37
Vaksin Sinovac (ist)
Vaksin Sinovac (ist)

KEDIRITIMES - Masyarakat Kota Kediri nampaknya harus lebih bersabar menanti giliran vaksinasi Covid-19. Pasalnya jumlah dosis vaksin yang diusulkan belum semua dipenuhi dari Pemerintah Pusat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri Apip Permana, saat melakukan vaksinasi bersama awak media di Balai Kota Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. 

Baca Juga : Persiapan Pembelajaran Luring, 747 Pegawai dan Dosen Unisma Ikuti Vaksinasi

"Pada akhirnya semua masyarakat akan mendapatkan vaksin. Cuma permasalahannya dosis vaksin yang datang tidak langsung semuanya," ungkapnya, Selasa (16/3/21).

Dia juga menuturkan jumlah dosis vaksin yang menjadi permasalahan serius vaksinasi bagi seluruh elemen masyarakat. Pengusulan sebanyak 16 ribu dosis vaksin, namun disebutkan masih menerima sejumlah 9 ribu dosis vaksin untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri.

Sebelumnya telah dilakukan vaksinasi yang diprioritaskan Pemerintah Pusat, yakni Tenaga Kesehatan (Nakes). Selanjutnya vaksinasi dilakukan kepada pelayanan publik seperti Instansi TNI-Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Media Pers, Tokoh Ulama, pedagang pasar dan terkahir tenaga pendidik.

"Vaksinasi secara bergilir akan terus dilakukan masih lama, bisa sampai satu tahun lebih," jelasnya.

Baca Juga : Siapkan Pembelajaran Tatap Muka, Pemkab Malang Penuhi Daftar Periksa

Dikatakan oleh Apip jenis vaksinasi kedua, masih sama yang digunakan tahap pertama yakni jenis Sinovac. Sebanyak 148 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan 76 awak media telah selesai melakukan vaksinasi tahap kedua.

Hingga saat ini, belum ada laporan terkait keluhan pasca kegiatan vaksinasi Covid-19. "Dari pengamatan sampai detik ini belum ada keluhan. Setelah divaksin semua baik-baik saja, saya sendiri tidak merasakan apa-apa," tutup Apip.

Topik
Vaksin Covid 19 vaksinasi kediri

Berita Lainnya