Di Tulungagung Sampah Juga Bisa untuk Sedekah | Kediri TIMES

Di Tulungagung Sampah Juga Bisa untuk Sedekah

Feb 19, 2021 20:29
Komunitas Wonge dewe saat menyerahkan hasil sedekah sampah kepada Paku Banksa binaan DLH Tulungagung (Foto: dok. Pribadi)
Komunitas Wonge dewe saat menyerahkan hasil sedekah sampah kepada Paku Banksa binaan DLH Tulungagung (Foto: dok. Pribadi)

TULUNGAGUNGTIMES - Budaya sedekah sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, khususnya Tulungagung. Kebiasaan sedekah biasanya berupa makanan, uang, atau barang berharga lain. Uniknya, di Kabupaten Tulungagung sampah pun bisa dijadikan untuk bersedekah.

"Berdasar dari keprihatinan banyaknya sampah, kita mengadakan gerakan sedekah sampah," Kata anggota komunitas Wonge dewe, Haris Branjangkawat, Jum'at (19/2/2021).

Baca Juga : RSUD Buka Lowongan Kerja, Pemohon SKCK Melonjak Tajam

Sedekah sampah, lanjutnya, bertujuan memberikan edukasi pada masyarakat sekaligus mengajak masyarakat untuk memilah sampah rumah tangga. 

Menurut Haris, dengan kemasan gerakan sedekah sampah akan lebih efektif dalam mengurangi sampah di Tulungagung, karena sudah dipilah disetiap rumah tangga.

Haris juga mengungkapkan, gerakan yang digagas bersama komunitasnya itu sifatnya spontan, dan dimulai pada Kamis (18/2/2021) kemarin. Dalam hitungan jam gerakan sedekah sampah mampu mengumpulkan 58 kg jenis plastik dan 124 kg jenis kertas.

"Hasil sedekah sampah dari masyakat diserahkan ke PAKU BANKSA ( paguyuban pelaku bank sampah ) binaan Dinas Lingkungan Hidup," ungkapnya.

Haris mengaku, gerakan sedekah sampah akan diperluas dan dijadikan agenda rutin dan hasilnya akan diberikan kepada kaum duafa, anak yatim, orang yang membutuhkan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung melalui Kasi Pengurangan Sampah Rudy Yusdiantoro, menyambut baik adanya gerakan sedekah sampah. Menurutnya, sedekah sampah direncanakan akan menjadi agenda dari DLH.

Baca Juga : Penerapan ETLE di Tulungagung Terkendala Insfrastruktur

"Tujuan sedekah sampah untuk mengedukasi masyarakat, di mana sampah daripada terbuang bisa punya nilai ekonomis yang mana sampah harus dipilah antara organik dan anorganik dan juga  serta menumbuhkan rasa sosial," kata Rudy.

Gerakan sedekah sampah, lanjutnya, akan dilakukan secara bertahap dimulai dari kecamatan Kota terlebih dahulu kemudian menyasar ke desa-desa di seluruh Tulungagung.

"Rencana kedepannya setiap bulan kita melaksanakan sedekah sampah," pungkasnya.

Topik
Gerakan Sedekah Sampah sedekah sampah tulungagung sampah tulungagung dinas lingkungan hidup dlh kabupaten tulungagung berita tulungagung

Berita Lainnya