Vaksinasi Nakes Lansia di Kota Kediri Masih dalam Pendataan | Kediri TIMES

Vaksinasi Nakes Lansia di Kota Kediri Masih dalam Pendataan

Feb 15, 2021 21:01
dr Fauzan Adima, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Kediri. (Foto: Bams Setioko/JatimTIMES)
dr Fauzan Adima, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Kediri. (Foto: Bams Setioko/JatimTIMES)

KEDIRITIMES - Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Kediri tengah melakukan pendataan terhadap tenaga kesehatan (nakes) berusia 59 tahun ke atas atau lanjut usia (lansia). Perihal ini seiring dengan mengakomodir program pemerintah pusat untuk melakukan vaksinasi terhadap tenaga medis di usia lansia.  

Tenaga kesehatan yang berusia di atas 59 tahun ini menjadi prioritas penerima vaksin karena selain menjadi kelompok yang rentan akibat berhadapan langsung dengan pasien COVID-19, mereka juga berisiko mengembangkan kondisi fatal jika terinfeksi virus tersebut.

Baca Juga : Kabupaten Malang Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap II

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin penggunaan darurat vaksin COVID-19, CoronaVac, buatan Sinovac kepada populasi lansia di atas 59 tahun.

dr Fauzan Adima, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Kediri mengatakan, dalam melakukan pendataan ini Dinas Kesehatan Kota Kediri bekerjasama  dengan pemangku kepentingan termasuk organisasi tenaga kesehatan. Diantaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Kota Kediri dilibatkan.

Kendati demikian karena ketersediaan vaksin di Kota Kediri hanya cukup untuk nakes yang terdata di tahap pertama, nakes lansia harus menunggu vaksin Covid-19 disalurkan oleh pemerintah pusat. “Belum ada sisa vaksin dan belum ada kiriman vaksin lagi. Jadi kami masih menunggu,” katanya.

Meski Kota Kediri belum bisa melaksanakan vaksinasi, menurut Fauzan ada beberapa daerah besar di Jatim yang sudah memberikan vaksin pada usia diatas 59 tahun. “Ada daerah yang cakupan tahap pertama kemarin tidak 100 persen. Sisa vaksinnya digunakan untuk nakes lansia karena pemberitahuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kemarin disampaikan ketika vaksinasi tahap 1 masih berlangsung,” imbuhnya.

Baca Juga : Pimpinan Dewan Bangkalan Minta DLH Maksimalkan Penanganan Sampah

Lebih lanjut, Fauzan mengaku pendataan terkait nakes lansia masih belum 100 persen. Dia masih melakukan pembaruan data agar nanti seluruh nakes berusia 59 tahun ke atas mendapatkan vaksin. “Sementara masih data yg ada di Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) jumlahnya sekitar 70-an,” pungkasnya.

Topik
Berita Kediri Vaksinasi

Berita Lainnya