5 Tahun Dibangun, Bendungan Tukul Diresmikan Presiden | Kediri TIMES

5 Tahun Dibangun, Bendungan Tukul Diresmikan Presiden

Feb 14, 2021 18:09
Bendungan Tukul ketika ditinjau Presiden Jokowi
Bendungan Tukul ketika ditinjau Presiden Jokowi

PACITANTIMES - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meresmikan bendungan Tukul yang terletak di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Minggu (14/2/2021).

Peresmian dihadiri oleh Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, dan Bupati Pacitan, serta Forkopimda Kabupaten Pacitan. 

Baca Juga : Nyari Rumah Keren, Sejuk nan Asri? Taman Tirta Tempatnya

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, bendungan Tukul ini mulai digarap tahun 2015 hingga 2020. Dengan menggunakan APBN sebesar Rp 934,8 miliar. 

"Tentunya bendungan Tukul ini akan menjadi bagian dari penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Pacitan. Karena bisa menyuplai irigasi sampai 600 hektare, penyediaan air baku sampai dengan 300 liter perdetik, dan potensi sebagai energi listrik. Tentu juga adalah potensi wisata dan konservasi," jelasnya pada saat memberikan sambutan. 

Selain itu, Khofifah melanjutkan, bendungan Tukul ini merupakan salah satu dari 6  bendungan di Jatim yang merupakan proyek strategis nasional. Selain bendungan Tukul di Pacitan, ada bendungan Tugu dan bendungan Bagong di Trenggalek, yang rencananya pada bulan Juni siap diresmikan. 

Kemudian bendungan Bendo di Ponorogo, bendungan Gongseng di Bojonegoro, dan bendungan Semantok di Nganjuk.

Sementara dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa bendungan ini memiliki peran yang sangat penting untuk dimanfaatkan masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Pacitan. 

"Dengan kapasitas tampung 7 juta meter kubik, bendungan ini bisa menjadi manfaat besar, yaitu 600 hektare sawah. Sehingga meningkatkan indeks pertanaman dari biasanya satu kali tanam padi dan satu kali tanam palawija, menjadi dua kali tanam padi dan satu kali tanam palawija," jelasnya.

Baca Juga : Kades Yosomulyo Lestarikan Warisan Leluhur Budaya Gotong Royong yang Mulai Luntur

Jokowi berharap, dengan ada bendungan Tukul di Pacitan ini akan menjadi infrastruktur yang penting memperkuat pertahanan pangan dan pertahanan air. 

"Saya minta agar pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, betul-betul memanfaatkan infrastruktur ini sebaik-baiknya. Sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah. Memberikan keuntungan bagi masyarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah, dan juga memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah," pungkasnya.

 

Topik
bendungan tukul Presiden Jokowi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa peresmian bendungan tukul bendungan tukul pacitan

Berita Lainnya