Kembali Zona Merah, Pemkab Trenggalek Perketat Aturan PPKM | Kediri TIMES

Kembali Zona Merah, Pemkab Trenggalek Perketat Aturan PPKM

Jan 18, 2021 21:11
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat dikonfirmasi oleh awak media
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat dikonfirmasi oleh awak media

TRENGGALEKTIMES - Kabupaten Trenggalek kembali masuk zona merah Covid-19. Hal ini berdasarkan rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Kondisi itu membuat Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyiapkan beberapa langkah strategis untuk menanggulangi naiknya penyebaran virus di masyarakat. Beberapa kebijakan yang diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, seperti peningkatan intensitas tracing tes PCR maupun rapid  antigen. Juga merevisi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca Juga : Tolak Vaksinasi, Pemkab Malang Belum Berencana Beri Sanksi

Arifin menerangkan, pembatasan aktivitas berkumpulnya masa dimulai dari meningkatkan aturan jam malam bagi rumah makan dan pusat perbelanjaan. Jam malam berlaku mulai pukul 7 malam.

"Jadi rumah makan sebelum jam 7 malam kapasitas 25 persen. Setelah jam 7 malam boleh buka hanya melayani delivery order. Jadi tetap beroperasi, ekonomi tidak kita shutdown. Yang kita larang adalah berkumpulnya atau berkerumunnya," terang Arifin, Senin (18/1/2021).

Selain membatasi aktivitas masyarakat di sektor ekonomi, Arifin juga soroti sektor pariwisata. Di mana seluruh destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek akan ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

"Mungkin tempat wisata akan kita tutup sampai tanggal 25 Januari 2021. Kegiatan belajar mengajar pun juga demikian. Semua kembali ke sistem. Selain itu, kami juga percepat proses penyiapan rumah sakit darurat Covid-19," tambahnya usai ikuti rapat secara virtual.

Dirinya juga kembali menegaskan untuk tidak menganggap remeh Covid-19. Hal itu dikarenakan fatality rate di Kabupaten Trenggalek dua kali dari rata-rata nasional. Untuk itu perlu kewaspadaan semua pihak untuk bisa saling menjaga.

"Puncak penambahan kasus positif tertinggi ada di minggu kedua bulan Januari 2021. Oleh karena itu, mohon dukungan segenap masyarakat Kabupaten Trenggalek. Mari bersama perangi Covid-19 dengan disiplin protokol kesehatan," ajak pria yang kerap disapa Gus Ipin ini

Baca Juga : Setiap Muserbang, Wali Kota Madiun Selalu Pesan Pentingnya Protokol Kesehatan

Dari peta epidemiologi Provinsi Jawa Timur (JAtim), terdapat tujuh kabupaten/kota yang masuk risiko tinggi atau zona merah. Diantaranya adalah Kabupaten Madiun, Ponorogo, Ngawi, Nganjuk, Trenggalek, Magetan dan Kota Madiun.

Sementara untuk update data Covid-19 di Trenggalek, hingga (18/1/2021) ada 1.468 pasien yang dinyatakan positif Covid-19. 322 pasien masih jalani perawatan, 1.063 sembuh dan 83 orang meninggal dunia.

 

Topik
Trenggalek zona merah covid19 aturan ppkm diperketat Bupati Trenggalek

Berita Lainnya