Dorong Vaksinasi Sukses, DPRD Trenggalek: Mari Bangun Kepercayaan Publik | Kediri TIMES

Dorong Vaksinasi Sukses, DPRD Trenggalek: Mari Bangun Kepercayaan Publik

Jan 07, 2021 19:37
Doc. Mugianto, Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek saat mengikuti rakor dengan Pemprov Jatim
Doc. Mugianto, Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek saat mengikuti rakor dengan Pemprov Jatim

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac mulai diditribusikan. Terkait itu, Kabupaten Trenggalek pun bergerak cepat dengan menyusun langkah strategis pembagian vaksin ke depannya. 

Hal ini terlihat juga di DPRD Trenggalek. Di mana, melalui Komisi IV DPRD Trenggalek mengajak OPD terkait untuk mengatur prioritas dan teknis penyaluran vaksin.

Baca Juga : Rapid Test Antigen Dianggap Berhasil, Bupati Trenggalek Tetap Ingatkan Bahaya Klaster Keluarga

Mugianto Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek menerangkan, bahwa tenaga kesehatan bakal jadi prioritas penerima vaksin Covid-19. Vaksin yang mengandung virus SARS-CoV-2 inaktif ini bakal diberikan pada 3 ribu tenaga kesehatan di seluruh Trenggalek.

"Sebanyak 3 ribu tenaga kesehatan (Nakes) yang tersebar di seluruh instansi kesehatan. Mulai dari rumah sakit hingga puskesmas se-Kabupaten Trenggalek menjadi target pelaksanaan vaksinasi tahap pertama," terangnya, Kamis (7/1/2021).

Tidak hanya itu, menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat, alur kerja tenaga Vaksinator juga  telah disiapkan Pemerintah Daerah.

"Ada sekitar 44 Vaksinator yang bakal diterjunkan ke seluruh Rumah Sakit dan Puskesmas. Masing-masing puskesmas mendapat jatah dua tim. Dengan jumlah satu tim terdiri dari lima orang," jelas Mugianto.

Pihaknya juga menerangkan, jika mengacu pada aturan dari Pemerintah Pusat, jadwal vaksinasi hanya boleh dilakukan sebanyak dua kali dalam kurun waktu satu minggu dengan kapasitas maksimal 40 orang perhari.

"Setelah kami hitung tadi, kurang lebih dibutuhkan waktu dua minggu untuk fasilitasi 3 ribu tenaga medis. Rampung itu baru bisa sasar masyarakat dengan risiko rentan maupun pejabat daerah," terangnya.

Mugianto juga mengimbau seluruh OPD maupun dinas yang tergabung dalam Satgas Covid-19 supaya menyosialisasikan vaksinasi dengan benar.

Baca Juga : Pemkab Sumenep Ajukan 3.415 Vaksin Bagi Tenaga Kesehatan

"Jangan sampai akibat kurangnya sosialisasi yang kita lakukan, masyarakat jadi enggan bahkan takut jika harus divaksinasi Covid-19," imbuhnya.

Hal senada juga di sampaikan Saeroni selaku Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga. Menurutnya, Pemkab Trenggalek tinggal menunggu jadwal dan ketersediaan vaksin Covid-19.

"Kami sudah siapkan 44 tenaga Vaksinator untuk layani seluruh instansi kesehatan di bawah naungan pemerintah. Teknis dan perhitungan efisiensi waktu juga sudah kami koordinasikan dengan Komisi IV. Dan syukur memperoleh persetujuan," papar Saeroni.

Menurut pria yang dulunya pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Dr. Soedomo Trenggalek ini, akan ada 22 Puskesmas dan rumah sakit yang memperoleh jatah vaksinasi tahap pertama dari Pemerintah Pusat.

 

Topik
vaksinasi trenggalek Vaksin Covid 19 DPRD Trenggalek Berita Trenggalek

Berita Lainnya