Dinilai Ideal, Mekanisme Penjaringan Perangkat Desa Kalidawe Dijadikan Pilot Project | Kediri TIMES

Dinilai Ideal, Mekanisme Penjaringan Perangkat Desa Kalidawe Dijadikan Pilot Project

Jan 06, 2021 18:21
Camat Pucanglaban, Ali Muchtar di lokasi ujian perangkat Desa Kalidawe. (Foto: TulungagungTIMES)
Camat Pucanglaban, Ali Muchtar di lokasi ujian perangkat Desa Kalidawe. (Foto: TulungagungTIMES)

Mekanisme dan tahapan proses penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban dinilai sudah ideal dan dijadikan pilot project untuk desa-desa lain di Kabupaten Tulungagung.

Hal ini dikatakan oleh Camat Pucalaban Ali Muchtar. Menurutnya, dalam pelaksanaan penjaringan perangkat Desa Kalidawe ada 24 tahapan yang harus dilalui. Tahapan itu dimaksudkan agar setiap kegiatan dalam proses penjaringan perangkat ada payung hukum yang jelas.

Baca Juga : Sengkarut Pemerintahan Jember, Pemerhati : Jangan Pertontonkan Kebodohan Kepada Rakyat

Selama ini, lanjutnya, dalam pe6rda dan Perbup tentang penjaringan perangkat belum ada pokok bahasan dan sub pokok bahasan yang mengatur secara rinci proses itu.

"Ini menjadi bahan masukkan saya untuk menambah modul APD atau Aparatur Pemerintah Desa," Katanya saat meninjau ujian tertulis di Balai Desa Kalidawe, Rabu (6/1/2021).

Dijelaskan olehnya, penjaringan perangkat menggunakan 24 tahapan, baru pertama dilakukan di Kecamatan Pucanglaban. Nantinya akan dijadikan percontohan desa-desa lain agar proses penjaringan betul-betul baik, aman, terbuka dan transparan.

Pria yang pernah menjadi pelatih nasional APD itu menambahkan, dari 24 tahapan  setiap tahapan akan dibuatkan inporen dan dikoordinasikan dengan DPMD Kabupaten Tulungagung untuk dijadikan pilot project penyusunan SOP di tingkat Kabupaten.

"Ini nanti juga dijadikan bahan input untuk pembetulan kebijakan dalam penjaringan perangkat desa," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala DPMD Kabupaten Tulungagung melalui Kabid Pemerintahan dan Tata kelola Pemerintahan Desa Endang Syaifudin mengatakan, mekanisme pelaksanaan penjaringan perangkat desa selama ini berpedoman pada Perda dan Perbub saja. Untuk SOP secara rinci memang belum dibuat oleh pemerintah daerah.

Baca Juga : Paska Libur Nataru, Bupati Trenggalek Sidak Kantor OPD, Ini Hasilnya

Sebagai dinas yang membidangi, pihaknya akan mengevaluasi dulu kelemahan dari Perda dan pe5rbub yang sudah dijalankan selama ini. Berdasarkan catatan di lapangan akan diusulkan perubahan Perda dan Perbup tersebut.

"Proses penjaringan di Desa Kalidawe ini akan dibuatkan catatan untuk mengevaluasi aturan sebelumnya," tutupnya.

Sementara itu, salah satu peserta ujian, Imam Suhadak mengaku puas dengan panitia. Menurutnya panitia penjaringan sudah sangat transparan, karena dalam setiap tahapan selalu mengikuti aturan dan melibatkan semua pihak termasuk peserta itu sendiri.

Topik
penjaringan perangkat desa desa kalidawe berita tulungagung

Berita Lainnya