Berkhasiat, Madu Mr. Bee Banjir Pesanan di Masa Pandemi Covid-19 | Kediri TIMES
UMKM Kota Kediri Bangkit

Berkhasiat, Madu Mr. Bee Banjir Pesanan di Masa Pandemi Covid-19

Dec 21, 2020 19:21
Bagus Kusuma Prabowo, warga Perumahan Bumi Asri Kelurahan Kaliombo Kota Kediri  mengaku jika penjualan produk madunya berlebel Mr Bee mengalami peningkatan penjualan hingga 3 kali lipat.  (Foto: Bams Setioko/JatimTIMES)
Bagus Kusuma Prabowo, warga Perumahan Bumi Asri Kelurahan Kaliombo Kota Kediri mengaku jika penjualan produk madunya berlebel Mr Bee mengalami peningkatan penjualan hingga 3 kali lipat. (Foto: Bams Setioko/JatimTIMES)

Tidak sepenuhnya masa pandemi Covid -19 menjadikan musibah bagi para pelaku usaha. Seorang peternak sekaligus pemilik usaha penjualan madu bernama Bagus Kusuma Prabowo, warga Perumahan Bumi Asri Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri, mengaku jika penjualan produk madunya yang berlebel Mr Bee mengalami peningkatan penjualan hingga 3 kali lipat. 

Peningkatan penjualan madu ini mulai ia rasakan sejak awal bulan Maret 2020 lalu, disaat awal pandemi Covid -19 hingga sampai sekarang.  Tingginya jumlah permintaan dikarenakan madu memiliki khasiat yang sangat baik untuk kesehatan, terutama untuk penambah imunitas. 

Baca Juga : Modal Nekat, Pemuda Kota Kediri Sulap Limbah Kayu Menjadi Kerajinan Bernilai Tinggi

"Masa pandemi permintaan justru semakin naik, faktornya karena kebutuhan. Karena kan waktu itu covid belum ada obat yang pasti. Warga akhirnya banyak yang lari ke herbal, termasuk madu," terangnya.

Lebih lanjut, pria berusia 34 tahun ini mengatakan, jika sebelum pandemi Covid -19 mewabah, ia bisa menjual produk madunya antara  5 - 10 kilogram. Untuk sekarang dikala pandemi masih berlangsung  jika diakumulasi secara keseluruhan mulai dari  awal bulan Maret sampai dengan September 2020, produk madunya sudah sold out sebanyaknya 500 kilogram. 

"Kalau di Kediri, sehari bisa 18 kilogram, kalau kondisi pandemi ya, atau 18 botol dirijen. Mungkin orang lain berkata kalau pandemi, sangat berefek. Kalau saya Allhamdulilah ditolong di situ," bebernya.

Pembelinya selain dari lokalan Kediri, juga banyak  pesanan reseller via online dari luar daerah, seperti Jakarta,  Bekasi, Surabaya, Jember bahkan dari luar Jawa sekali pun seperti Kalimantan, dan NTT ( Nusa Tenggara Timur). 

"Daerah di sana kan lebih banyak efek dari pandemi covid -19," ujarnya.  

Selain melayani pembelian via online, Bagus Kusuma Prabowo juga memasarkan produk dagangnya melalui offline, berjualan setiap hari disekitaran pusat perbelanjaan Jalan Doho Kota Kediri.

Ia memastikan jika produk madu yang ia jual ini asli dan sangat baik untuk kesehatan, tanpa pandang batasan usia. Beberapa jenis madu yang ia jual antara lain, madu kopi karet, madu multiviora, madu randu, madub kaliandra, madu lanceng. 

Dari sekian varian madu yang dijual, diakuinya yang paling banyak peminat dan laku terjual adalah madu kopi karet. Harga madu yang dijual bervariasi mulai dari harga Rp 135 ribu - Rp 145 ribu. Isi ukuran dikemas dalam bentuk botol 700 mililiter hingga dirijen plastik berat 1 liter.

Berkhasiat, Madu Mr.Bee Banjir Pesanan di Masa Pandemi

Produksi madu yang ia jual, merupakan hasil ternak lebahnya yang selama ini dibudidayakan dari dataran tinggi kawasan pegunungan di Kendal Yogjakarta. Sistem ternak ia lakukan secara berpindah-pindah tempat dari daerah satu ke daerah lain. Setiap satu kali panen dalam kurun waktu 7 bulan, produksi madu yang dihasilkan bisa mencapai kurang lebih 2 kwintal.  

Diakuinya kendala yang dihadapi di saat musim penghujan seperti sekarang, biasanya hasil produksi madu mengalami penurunan.

"Ini dari ternak saya sendiri,  jenisnya lebah sama melivera. Dulu awal usaha madu tahun sejak tahun 2005, saya masih ambil dari peternak. Setelah belajar dan sebagainya ternyata kok panen yang luar biasa pas panen bunga. Akhirnya saya invest kotak lebah sendiri, zaman dulu modalnya per kotak Rp 1 juta mas," ungkapnya. 

Baca Juga : Lagi, FIFGROUP Sabet 2 Penghargaan dalam Tokoh Finansial Indonesia 2020

Menginjak tahun 2014, ia mulai berani untuk menjadi peternak sekaligus penjual madu hasil dari produksinya. Saat awal mulai merintis usahanya, bapak dua anak yang pernah kuliah di Bandung ini pernah memasarkan produk madunya itu di 30 koperasi.

"Kala itu masih belum banyak pemilik usaha yang berani bisnis madu," ingatnya. 

Setelah sekian tahun berkiprah diusaha penjualan madu, Ia kemudian memberi nama produk madunya tersebut dengan lebel merk Mr  Bee.  Pemberian nama Mr bee,bkarena dulu sebelumya, Bagus Kusuma Prabowo pernah merintis tempat usaha kursus Bahasa Inggris yang kemudian akhirnya terpaksa gulung tikar. 

Tempat kursusan bahasa Inggris kala itu memiliki nama BSC yang dianggapnya memiliki fllosofi yang sama dengan madu. Karena alasan itulah ia akhirnya memilih nama lebel Mr Bee. 

Omzet setiap bulan, yang didapat dari hasil penjualan produksi madu dimasa pandemi bisa mencapai Rp 30 juta. " Kalau sebelum pandemi omzet paling tidak sampai Rp 10 - Rp 15 juta, " terang pria lulusan Manajemen Informatik D3 dan S1 sarjana ekonomi.

Bagi Anda yang tertarik dengan produk madu Mr Bee, bisa berkontak di alamat Perumahan Bumi Asri Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kota ,Kota Kediri. Atau melalui media sosial, yaitu IG @madu_mr.bee FB: madu bee dengan nomor kontak 081335108186 (Adv/Disperindag Kota Kediri).

 

Topik
Madu Mr. Bee UMKM Kota Kediri pandemi covid 19 madu mr bee khasiat madu

Berita Lainnya