Surat Edaran Camat Kedungwaru dan Portal Covid-19 di Rejoagung / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Surat Edaran Camat Kedungwaru dan Portal Covid-19 di Rejoagung / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Pemerintah Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, mengeluarkan intruksi berupa surat edaran ke seluruh desa, Rabu (25/11/2020). 

Surat edaran yang ditandatangani Camat Kedungwaru Hari Prastijo ini bersifat darurat dengan penjelasan agar setiap desa memperketat pelaksanaan protokol kesehatan. Surat darurat ke semua kepala desa ini didasarkan atas melonjaknya temuan penularan Covid-19 di Kecamatan Kedungwaru yang signifikan (meledak).

Baca Juga : Pemkot Surabaya Klaim Covid-19 Melandai, Faktanya di RS Ini Ada Kenaikan 400 Persen

Saat dikonfirmasi, Hari Prastijo atau yang akrab dipanggil Yoyok ini membenarkan Surat Darurat Covid-19 di Kecamatan Kedungwaru.

"Betul, untuk penanganannya kita serahkan masing-masing desa," kata Yoyok melalui sambungan WhatsApp.

Penanganan yang dimaksud adalah pelaksanaan berjalannya kembali pengetatan protokol kesehatan dan dihidupkannya kembali portalisasi dan jam malam. Pihaknya, sebagai satgas Covid-19 Kecamatan akan lebih penetrasi pada prokes di seluruh wilayah Kecamatan. Sedangkan untuk 4 desa yang zona merah yakni Rejoagung, Kedungwaru, Gendingan dan Ngujang akan menjadi perhatian khusus bagi Forkopimcam.

"(Pengetatan) ini termasuk peniadaan izin keramaian. Khusus Desa Rejoagung, akan kita bahas pelaksanaan PSBB di dua RW," paparnya.

Desa Kedungwaru, Gendingan dan Ngujang, dikatakan Yoyok, akan dijalankan pengetatan prokes sesuai anggaran. Sedangkan untuk dua RW yakni RW 1 dusun Rejoagung dan RW 2 RW 3 Dusun Sukorejo yang masuk Desa Rejoagung akan dibahas dengan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga : 3 Hari Ada 2 Nakes Meninggal akibat Covid-19, Dinkes Keluarkan SOP Baru

Terkait kesiapan ini, Kepala Desa Rejoagung Mukaji, saat dikonfirmasi melalui jaringan seluler, ponselnya tidak aktif.