Ketua KONI Kota Kediri Maria Karangora.(eko arif s/Jatimtimes)
Ketua KONI Kota Kediri Maria Karangora.(eko arif s/Jatimtimes)

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri tak ingin ajang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VII ditunda pada 2022 mendatang. Hal ini dikarenakan kontingen Kota Kediri telah merasa siap dalam menyambut pesta olahraga dua tahunan tersebut.

Kabar menyangkut ditundanya ajang lorprov ini diketahui saat  dilakukannya rapat tahunan KONI Jatim secara daring bersama dengan seluruh pengurus KONI kabupaten/kota se-Jawa Timur pada 25 Juni 2020 lalu.

Baca Juga : Nahkoda Baru PSSI Kota Kediri Siap Berlari Kencang untuk Kemajuan

Dalam rapat tersebut,  tiga daerah yang menjadi tuan rumah Porprov  VII ini menyatakan tidak siap dikarenakan situasi pandemi corona. Tiga daerah tersebut adalah  Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo. Sedangkan hanya satu daerah, yakni Kabupaten Jember, yang menyatakan siap jika ajang Porprov VII  digelar pada  2021.

“Hingga detik ini masih belum ada perkembangan informasi menyangkut gelaran Porprov  VII. Namun perlu kami sampaikan bahwa kontingen Kota Kediri menginginkan porprov digelar pada 2021. Alasan utama kami tentu saja sudah mempersiapkan diri dengan matang," ujar Maria Karangora, ketua KONI Kota Kediri, Minggu (15/11/20).

Menurut  Maria, kesiapan Kota Kediri dalam mengikuti ajang porprov tersebut tak sekadar omong belaka. KONI memang sudah mempersiapkan secara matang masing-masing cabang olahraga (cabor) yang akan diturunkan dengan segala program latihan yang terstruktur dan terprogram.

“Kami katakan kami siap. Kami yakin dengan pemusatan latihan kota (puslakot) yang menjadi program andalan kami sebagai upaya mempersiapkan diri menghadapi event-event besar, termasuk porprov. Kami yakin dapat mempertahan gelar,yakni masuk di tiga besar" ucapnya.

"Apalagi persiapan kami sudah dilakukan semenjak  Maret 2020 kemarin. Meski dalam keadaan pandemi, seluruh atlet terus kami anjurkan untuk latihan di rumah dengan program latihan yang diberikan oleh pelatih melalui pesan gawai hingga saat ini," terang Maria.

Lebih lanjut, Maria mengaku, meski target yang dibebankan untuk kontingen Kota Kediri cukup berat,  dirinya yakin, dengan kerja keras dan segala bentuk persiapan yang dilakukan, kontingen Kota Kediri bakal mampu memenuhi target tersebut.

Baca Juga : PABBSI Bubar, Pengurus Siapkan Dua Organisasi Cabor Turunan

"Kita tahu, mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebut. Namun kami harus optimistis untuk menjawab tantangan tersebut. Masih ada waktu untuk terus meningkatkan dan memperbaiki cabor-cabor mana yang perlu dilakukan peningkatan agar pada saat event dimulai mampu menghasilkan prestasi yang optimal," imbuhnya.

Dalam ajang Porprov  VI kemarin, kontingen Kota Kediri mampu berada di posisi kedua, di bawah Surabaya yang menjadi juara umum. Di posisi kedua tersebut,  Kota Kediri mampu mengumpulkan  60 medali emas, 44 perak, dan 49 perunggu.