Ada Sisa Jabatan OPD Kosong, Pemkab Tulungagung Belum Putuskan Mekanisme Pengisiannya | Kediri TIMES

Ada Sisa Jabatan OPD Kosong, Pemkab Tulungagung Belum Putuskan Mekanisme Pengisiannya

Nov 06, 2020 20:51
Arief Budiono, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tulungagung / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Arief Budiono, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tulungagung / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Setelah dikeluarkannya pengumuman hasil seleksi administrasi secara terbuka dan kompetitif, Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung diketahui ada 7 organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilakukan pengisian (lelang).

Tujuh OPD yang dimaksud, diantaranya adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadin Perhubungan, Kadin Pendidikan. Kemudian ada Pemuda dan Olahraga, Kadin Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kadin Tenaga kerja dan Transmigrasi dan Kepala Satpol PP serta Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Baca Juga : Imbas ASN Pemkot Malang Terpapar Covid-19, Sutiaji: Tak Tertib Prokes Dikenai Sanksi

Disinggung terkait kekosongan OPD lainnya termasuk Dinas PUPR yang sudah lama kosong, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung Arief Budiono, mengatakan, tidak semua pengisian OPD dilakukan dengan seleksi terbuka.

"Memang yang ditetapkan untuk seleksi ini JPTP 7 OPD," kata Arief melalui telepon seluler, Jum'at (06/11/2020).

Kepala Daerah atau Bupati, lanjutnya, mempunyai kewenangan untuk pengisian JPTP dengan 3 cara, yaitu mutasi antar JPTP isi dengan isi, isi mengisi yang kosong, dan seleksi terbuka.

"Untuk OPD yang belum terisi masih menunggu keputusan menggunakan mekanisme pengisian seperti apa," ujarnya.

Hingga pendaftaran ditutup, ada 15 nama pendaftar yang sudah melengkapi administrasi pendaftaran, dalam lelang jabatan eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, yang dibuka sejak 26 Oktober lalu hingga 4 November ini.

Bagi satu peserta, dikatakan Arief, diperbolehkan untuk memilih dua jabatan yang kosong.

Baca Juga : Antisipasi Bencana Alam, DPRD Blitar Minta Pemkab Gencar Sosialisasi

Setelah dinyatakan lolos, para peserta wajib mengikuti penilaian kompetensi yang meliputi kompetensi manajerial dan sosio kultural dan kompetensi bidang atau gagasan.

Untuk kompetensi manajerial dan sosio kultural akan dilaksanakan 12-13 November. Kemudian dilanjutkan dengan kompetensi bidang yang meliputi uji gagasan dan wawancara pada 17 -18 November mendatang.

 

Topik
berita pemkab tulungagung jabatan kosong opd

Berita Lainnya