Paulo Sitanggang Hengkang, Persik Kediri Masih Miliki Gelandang Energik | Kediri TIMES

Paulo Sitanggang Hengkang, Persik Kediri Masih Miliki Gelandang Energik

Sep 27, 2020 19:40
Krisna Bayu Otto Kartika pemain Persik Kediri (ist)
Krisna Bayu Otto Kartika pemain Persik Kediri (ist)

Persik Kediri masih memiliki segudang  talenta pemain hebat, meski beberapa pemain sempat hengkang terlebih dahulu sebelum kompetisi digulirkan. Salah satunya kabar yang sempat viral beberapa bulan kemarin, yakni hengkangnya gelandang terbaik mereka Paulo Oktavianus Sitanggang. Pemain jebolan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 tersebut hengkang dari Persik Kediri ke PSMS Medan, pada 20 Juli 2020 kemarin.

Meski demikian, tim promosi Liga 1 2020 ini masih memiliki pemain pengganti yang secara kualitas setara dengan Paulo Sitanggang. Dia adalah Krisna Bayu Otto Kartika. Pemain asli kelahiran Kediri, Jawa Timur, tersebut memiliki karakter cepat, ulet dan memiliki daya jelajah yang cukup luas lantaran memiliki tingkat stamina yang bagus.

Baca Juga : Disparpora Ngawi Ingin Kembali Populerkan Senam SKJ

Terbukti, di tiga laga pertandingan uji coba selevel yang dilakukan oleh Persik Kediri, gelandang berusia 22 tahun tersebut berhasil mencetak 2 gol. Atas potensi yang dimilikinya itu, tak jarang Otto sapaan akrab pemain satu ini, sering menjadi pilihan utama bagi pelatih kepala Persik Kediri Budi Sudarsono.

"Bayu Otto saya lihat dia adalah pemain bagus. Kemarin waktu kita tes kondisi fisik, VO2max nya juga bagus. Makanya, dengan VO2max yang bagus berdampak pada daya jelajah. Dia sangat bagus saat bermain di lapangan," kata Budi Sudarsono saat dikonfirmasi wartawan JatimTimes.com.

Budi menilai, jika gaya permainan yang dimiliki Bayu Otto dinilai sesuai dengan strategi permainan yang akan dilakukannya. Di mana Persik Kediri akan bermain lebih offensive dan sering melakukan tekanan di atas.

Dengan model strategi bermain offensive,menurut Budi, dapat memberikan keuntungan bagi tim terutama dalam mencetak gol. Dan menurutnya, sosok pemain seperti Bayu Otto dinilai cukup tepat dalam mengimplementasikan strategi tersebut.

Sementara itu, Bayu Otto saat dikonfirmasi JatimTimes.com soal target dirinya di kompetisi Liga 1 kali ini, mengaku, ingin memberikan kontribusi terbaik terhadap tim yang ia bela saat ini. Terutama dalam mengantarkan Persik Kediri meraih hasil positif disetiap laga pertandingan.

"Jujur, Persik Kediri adalah tim yang menjadi cita-cita saya waktu kecil. Sekarang saya bisa bermain di sini. Otomatis saya ingin memberikan kontribusi yang terbaik untuk Persik Kediri," ucapnya.

Baca Juga : Pererat Simbiosis Mutualisme, Polres Malang Gelar Pertandingan Sepak Bola dengan JMR

Lebih lanjut, Otto mengakui, jika postur tubuhnya sebagai pemain di Liga 1 cukuplah kecil dengan memiliki tinggi 162 cm. Namun, dirinya pun sadar, jika bermain di level kompetisi liga tertinggi di Tanah Air tak cukup hanya memiliki kecepatan dan skill individu mumpuni. Melainkan juga harus memiliki body balance yang kuat. Mengatasi kekurangan itu, Otto sering kali melakukan latihan tambahan terutama dalam meningkatkan massa ototnya.

"Iya, tubuh saya kan kecil. Jadi saya perlu untuk menambah massa otot agar kuat bila berhadapan satu lawan satu ketika terlibat kontak body. Kekurangan ini pun juga sempat diutarakan oleh Coach Budi Sudarsono juga. Dan untuk menutupi perihal tersebut saya sering lakukan latihan tambahan dan juga Nge-Gym," bebernya.

 

Topik
Persik Kediri Krisna Bayu Otto Kartika Paulo Oktavianus Sitanggang kompetisi Liga 1 2020

Berita Lainnya