Anwar Ansori, komisioner KPU Kabupaten Kediri. (Eko arif s/Jatimtimes)
Anwar Ansori, komisioner KPU Kabupaten Kediri. (Eko arif s/Jatimtimes)

Tahapan pemilihan bupati (pilbup) Kediri memasuki  tes kesehatan. Satu-satunya bakal pasangan calon (bapaslon) yang lolos dalam tahapan pendaftaran, Hanidhito Himawan Pramono dan Dewi Maria Ulfa, menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. 

Selain kesehatan fisik dan rohani, item kesehatan lain yang bakal diperiksa adalah covid-19 melalui swab test.

Baca Juga : Bupati Trenggalek Jawab Pandangan Umum Fraksi, Fokus Penanganan Ekonomi

Komisioner KPU Kabupaten Kediri Anwar Ansori mengatakan, pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon pada 15-16 September 2020. Jadwal ini ditentukan oleh pihak RSSA  Malang.

“Namun perlu diketahui, pemeriksaan tahapan dimulai 14-17 September. Tetapi jadwal yang ditentukan RSSA pada hari ini dan besok,” kata Anwar Ansori.

Dalam pemeriksaan kesehatan ini, bakal pasangan calon didampingi oleh komisioner KPU serta pihak Bawaslu. Mereka yang turut serta terlebih dahulu diwajibkan untuk melakukan rapid test.

“Kami akan mendampingi bakal pasangan calon mengikuti tes kesehatan di Malang. Kami sudah melakukan rapid test ini,” kata Saifudin Zuhri, anggota Bawaslu Kabupaten Kediri. Ia menjalani rapid test di Klinik Salsabila Kediri.

Untuk diketahui, hanya satu bapaslon yang mendaftar pada Pilkada Kabupaten Kediri 2020. Yakni Hanindhito Himawan Pramono dengan Dewi Maria Ulfa. Keduanya diusung oleh 9 partai politik.

Baca Juga : KPU Tetapkan DPS Pemilihan Bupati-Wakil Bupati, Masyaraat Diharapkan Beri Tanggapan

Sementara itu, KPU Kabupaten Kediri kini tengah melakukan verifikasi berkas pendaftaran bagi keduanya. Sesuai jadwal KPU, penetapan pasangan calon yang memenuhi syarat akan dilakukan pada 23 September 2020. Kemudian tahapan dilanjutkan dengan pengundian tata letak.