Diprediksi Capai 106 Ribu Kasus Covid-19, Ini Pesan dan Antisipasi Pemerintah | Kediri TIMES

Diprediksi Capai 106 Ribu Kasus Covid-19, Ini Pesan dan Antisipasi Pemerintah

Apr 19, 2020 13:41
Virus Corona (Foto: Tinmoi.vn)
Virus Corona (Foto: Tinmoi.vn)

Gugus Tugas Covid-19 menyampaikan prediksi kasus virus Corona di Indonesia akan mencapai 106 ribu. Puncak wabah tersebut akan tiba pada Juli mendatang.  

Diketahui, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19 ini. Semua arahan untuk antisipasi menjaga diri dari penularan Covid-19 ini sudah disampaikan oleh pemerintah. 

Seperti social distancing/physical distancing, tetap di rumah, pakai masker, hingga diterapkannya PSBB. 

Terkait prediksi tersebut, jubir pemerintah penanganan virus covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat. 

Meski berbagai upaya itu sudah diarahkan oleh pemerintah, dikatakannya, masyarakat tetap berperan penting dalam memutus rantai penyebaran Corona. 

Menurut Yuri, jumlah kasus positif di Tanah Air bisa ditekan dengan kepatuhan masyarakat untuk mematuhi anjuran pencegahan Covid-19. Lebih lanjut, Yuri mengatakan jika angka yang diprediksi itu termasuk akumulasi jumlah pasien positif Corona, meninggal dan sembuh.  

Diketahui sebelumnya, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan juga prediksi para ilmuwan mengenai wabah virus Corona di Indonesia. 

Para ilmuwan itu memprediksi jika puncak Corona akan terjadi mulai Mei hingga Juli dengan mencapai 106 ribu kasus. 

"Dan kami mempercayai bahwa puncak dari pandemi ini di Indonesia akan dimulai pada awal Mei dan akan terus berlangsung sekitar awal Juni," tutur Wiku menggunakan bahasa Inggris dalam video akun YouTube resmi Sekretariat Presiden. 

Wiku menyebut jika angka kumulatif positif Corona pada puncak wabah akan mencapai 95 ribu kasus. Namun, disebutkan juga angka yang lebih dari 95 ribu akan terjadi pada Juni atau Juli. 

"Angka kasus selama puncak secara kumulatif adalah 95 ribu kasus. Sedangkan selama Juni dan Juli, kasus terkonfirmasi secara kumulatif akan mencapai 106 ribu kasus," ujarnya. 

Di sisi lain, pemerintah juga telah menyiapkan sederet langkah antisipasi terkait prediksi tersebut. Selain menerapkan konsistensi PSBB dan evaluasi implementasinya secara berskala, pemerintah juga akan mempercepat tes PCR. 

Pemerintah juga akan siap untuk menutup kantor pemerintahan yang tak terkait dalam protokol penanganan virus Corona. 

Tenaga Ahli Utama Kepresidenan KSP, Dany Amrul Ichdan menilai, jika dengan menutup kantor tak terkait itu bisa menimbulkan efek positif. Salah satunya yakni menurunnya arus lalu lintas. 

Ia lantas berharap bagi sektor yang tidak dikecualikan dalam PSBB diharapkan bisa ikut melakukan penutupan sementara waktu selama wabah covid-19. 

Lebih lanjut Dany menyarankan adanya pengetatan pintu masuk di zona hijau demi memutus rantai penyebaran virus covid-19.

 

Topik
Malang Berita Malang berita malang hari ini Gugus Tugas Covid 19 Virus Corona di Indonesia Antisipasi Pemerintah Achmad Yurianto

Berita Lainnya