Ribuan Peserta Ikuti Napak Tilas Jejak Jenderal Soedirman | Kediri TIMES

Ribuan Peserta Ikuti Napak Tilas Jejak Jenderal Soedirman

Nov 16, 2019 17:24
Para peserta berseragam pahlawan ikut napak tilas jejak Jendral Soedirman. (eko Arif s /JatimTimes)
Para peserta berseragam pahlawan ikut napak tilas jejak Jendral Soedirman. (eko Arif s /JatimTimes)

Ribuan peserta ambil bagian mengikuti lomba napak tilas Jendral Soedirman dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November. 

Medan yang terjal dan tergolong berat ditempuh para peserta dengan jarak tempuh 48 kilometer.

Peserta harus berjalan kaki menyusuri jejak perjalanan Jenderal Soedirman di lereng Gunung Wilis. 

Tak hanya menyusuri jalan beraspal, jalanan gunung yang licin dan rimbun turut menambah beban para peserta. 

Mereka tak diperkenankan menumpang kendaraan yang melintas jika tak ingin dicoret dari peserta lomba.

Medan tersebut terjal dan tergolong berat. Para peserta memakai kostum pejuang dan ada yang mengusung tandu. Bahkan, diantara peserta juga tampak sejumlah anggota veteran.

Peserta berangkat dari kompleks Taman Makam Pahlawan Kota Kediri. Pelepasan peserta dilaksanakan langsung oleh Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Nur Muhyar.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Kediri Nur Muhyar mengatakan, kegiatan perlombaan ini rutin diselenggarakan setiap tahun. Pada tahun ini, jumlah peserta yang tercatat sebanyak 1.900 orang dari berbagai kategori usia.

"Etape lomba gerak jalan napak tilas Jenderal Soedirman ini akan berakhir di Desa Bajulan Kabupaten Nganjuk. Setiap peserta juga wajib menempuh rute yang telah ditentukan alias tak diperkenankan mengambil jalan pintas,"kata dia.

Dalam perjalanannya, peserta akan melewati enam pos. Di pos itu juga terdapat petugas khusus, baik dari Disbudparpora Kota Kediri, Dinas Kesehatan Kota Kediri, maupun PMI Kota Kediri. 

Jika mereka merasa tidak kuat untuk melanjutkan perjalanan, akan dievakuasi oleh petugas.

Etape yang ditempuh para peserta mengambil start dari kompleks Taman Makam Pahlawan Joyoboyo Kediri, ribuan peserta menyusuri Jl. Erlangga – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Brawijaya – Jembatan Lama – Jl. Soedanco Supriyadi – Jl. Veteran – Jl. Dr. Saharjo – Jl. Rinjani – Dsn. Nglebak Tumpang – Kali Tretes – Kuburan Bayi – Pandan Arum – Watugilang – Karangnongko – Parang – Jati – Goliman – Kali Pandan – Ngrampyang – Patuk Kelis – Ngebrak – Paldaplang – Jurang Gendol – Bendungan – Magersari – Bajulan.

Nur Muhyar menjelaskan kegiatan tahunan Pemerintah Kota Kediri ini sebagai pengingat perjuangan Jenderal Soedirman saat melakukan perang gerilya di wilayah Kediri

Kota ini memiliki kedekatan sejarah dengan perjuangan Jenderal Soedirman karena menyimpan sebuah rumah bersejarah di Jalan Patiunus.

Rumah yang berada di belakang pusat perbelanjaan Transmart ini pernah menjadi tempat singgah Jenderal Soedirman dalam perjalanan gerilyanya.

Sayang, rumah berasitektur Belanda ini telah menjadi milik perseorangan setelah Pemerintah Kota Kediri gagal mengambil alih dengan alasan keuangan.

Untuk mengenang perjuangan tersebut, setiap tahun Pemerintah Kota Kediri menyelenggarakan gerak jalan napak tilas dengan menyediakan hadiah berupa uang tunai. 

Para peserta dibuka dari segala kalangan yang terdiri atas organisasi kepemudaan, karang taruna, pelajar, mahasiswa, Pramuka, santri, masyarakat umum, hingga anggota TNI/Polri.

Menurut Nur Muhyar, para peserta ditargetkan finish, sekitar pukul 14.00 WIB. Apabila ada peserta yang tercecer di jalan dari batas waktu yang sudah ditentukan, mereka akan dievakuasi oleh panitia.

"Karena napak tilas tahun ini dalam kondisi cuaca kemarau, para peserta diimbau tidak merokok. Akan tetapi, apabila ada yang tetap merokok, dilarang untuk dibuang sembarang, karena dapat menyebabkan kebakaran hutan, " kata dia.

Sementara itu, panitia juga menyiagakan tim medis dan sejumlah mobil ambulance di sejumlah titik. 

Hal itu, untuk mengantisipasi adanya peserta yang mengalami gangguan kesehatan di tengah jalan.

Dalam perlombaan kali ini, panitia menyediakan hadiah total sebesar Rp 15 juta beserta tropi.

Sedangkan biaya pendaftaran untuk tiap peserta perorangan Rp 10 ribu dan beregu Rp 35 ribu.

Topik

Berita Lainnya