Legenda Persebaya Siap Bantu Lahirkan Bibit Pesepak Bola Andal dari Surabaya | Kediri TIMES

Legenda Persebaya Siap Bantu Lahirkan Bibit Pesepak Bola Andal dari Surabaya

Jan 18, 2018 11:36
Manajer Persebaya Chairul Basalamah, Bejo Sugiantoro dan CEO Persebaya Azrul Ananda. (foto phaksy sukowati)
Manajer Persebaya Chairul Basalamah, Bejo Sugiantoro dan CEO Persebaya Azrul Ananda. (foto phaksy sukowati)

Menyongsong musim 2018, Persebaya Surabaya akan fokus menggarap pembinaan pemain mudanya. Upaya tersebut akan dilakukan serius serta melibatkan legenda hidup Persebaya.

Manajer Persebaya Chairul Basalamah mengungkapkan timnya akan terus mengembangkan bibit muda sepak bola dari Kota Surabaya. Melalui Persebaya U-19, dia berharap akan muncul pemain muda baru yang dapat dipromosikan ke tim utama.

"Kami akan investasi pemain di usia muda. Kami berharap bibit muda Persebaya tumbuh kembali serta akan kami siapkan secara serius," ujarnya kepada wartawan.

Chairul Basalamah menjelaskan, alasan dibentuknya akademi Persebaya untuk usia muda ini karena potensi anak Surabaya terhadap sepak bola begitu besar. Maka, Persebaya berupaya membuka lebar bagi talenta muda untuk bisa bergabung dengan Bajul Ijo.

"Kami akan membuka selebar-lebarnya kepada pemin muda berbakat di Surabaya. Namun, kami juga akan menyeleksi untuk benar-benar bisa melihat potensi mereka," sambung pria yang akrab disapa Abud itu.

Selain Persebaya U-19, Abud mengaku pihaknya juga akan membentuk tim U-12, 15, 17. Persebaya sendiri telah menggaet legenda hidupnya, "Bejo" Sugiantoro (40 tahun) sebagai nakhoda pelatih Persebaya U-19. 

Seperti diketahui, mantan pemain Timnas Indonesia itu cukup berpengalaman di dunia kepelatihan. Bejo sempat memoles tim Liga 2, Persik Kediri, pada musim lalu.

"Sesuai yang diungkapkan manajemen, Persebaya tidak main main dalam pembentukan tim usia dini. Tujuan kami jelas," ujar Bejo.

Tugas baru ayah dari penggawa Persebaya dan Timnas U-19, Rachmat Irianto ini bukan hanya menjadi pelatih kepala Persebaya U-19, namun juga bertanggung jawab sebagai talent scout atau pemandu bakat. Tugasnya yakni menyeleksi bakat-bakat muda yang ada di Surabaya dan seluruh pelosok Nusantara.

"Membentuk tim U-19 yang baik tentu harus ada sinkronisasi. Harus sinkron dengan apa yang kita bentuk di U-12, U-15 serta U-17. Dalam waktu dekat akan kami bentuk komposisi awal dengan melakukan seleksi internal," ungkap Bejo. (*)

Topik
Berita Surabaya Persebaya Surabaya legenda persebaya

Berita Lainnya