Pengamanan Laga Arema FC vs PSIM di Stadion Kanjuruhan Libatkan 1.000 Personel Gabungan
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Dede Nana
20 - May - 2026, 08:20
JATIMTIMES - Sebanyak 1.000 personel gabungan bakal dilibatkan dalam pengamanan pertandingan pekan ke-34 Super League 2025/2026 antara Arema FC melawan PSIM Yogyakarta pada 22 Mei 2026 mendatang. Laga tersebut merupakan pertandingan penutup kompetisi bagi Arema FC yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, sejumlah personel gabungan yang nantinya bakal dilibatkan dalam pengamanan pertandingan tersebut terdiri dari beragam pihak terkait. Yakni mulai dari unsur Polda Jatim, Polres Malang, TNI, hingga instansi terkait di lingkungan Pemkab Malang.
Baca Juga : Akses Jalan Penghubung Malang-Kepanjen Terhambat Pohon Tumbang Setinggi 20 Meter
"Sebanyak lebih dari 1.000 personel gabungan telah disiapkan untuk pengamanan pertandingan tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi JatimTIMES pada Rabu (20/5/2026).
Taat menyebut, hingga saat ini teknis maupun mekanisme pengamanan pertandingan juga telah dipersiapkan. Salah satunya dengan melalui agenda rapat koordinasi (rakor) eksternal guna mematangkan kesiapan pengamanan jelang pertandingan.
Pada saat itu, agenda rakor yang berlangsung di ruang rapat Polres Malang tersebut juga turut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait. Yakni mulai dari jajaran TNI-Polri, Pemkab Malang, panitia pelaksana pertandingan, hingga steward stadion.
"Fokus pembahasan dalam rakor tersebut diarahkan pada penguatan koordinasi lintas sektoral, antisipasi gangguan kamtibmas, hingga kesiapan personel pengamanan di seluruh zona stadion," bebernya.
Taat menyebut, pengamanan laga penutup kompetisi yang telah disiapkan secara maksimal tersebut turut ditujukan agar pertandingan dapat berjalan aman dan kondusif.
"Kami berharap, pertandingan terakhir Arema FC sekaligus penutup kompetisi liga ini nantinya bisa berjalan dengan baik, lancar, dan kondusif. Sehingga seluruh unsur pengamanan harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” tegasnya.
Diakui Taat, Polres Malang juga telah memetakan potensi kerawanan baik di dalam maupun di luar stadion. "Termasuk kesiapan untuk mengantisipasi penggunaan flare, minuman keras, maupun barang terlarang lainnya yang berpotensi dibawa penonton," ujarnya.
Baca Juga : Piala Dunia 2026 Dimulai Kapan? Catat Jadwal Lengkap, Format Baru hingga Negara Tuan Rumah
Guna mengantisipasi hal itu, disampaikan Taat, petugas pengamanan nantinya juga akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh penonton yang memasuki area Stadion Kanjuruhan.
"Petugas pengamanan tetap melaksanakan pengecekan secara detail terhadap suporter yang akan memasuki stadion. Kami juga mengimbau kepada para suporter agar tidak membawa flare, minuman keras, senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya,” tuturnya.
Selain pengamanan stadion, polisi juga menyiapkan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Stadion Kanjuruhan. Langkah tersebut ditujukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat pertandingan berlangsung.
"Sinergi dari seluruh pihak menjadi kunci agar pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pihak termasuk masyarakat yang menonton langsung pertandingan di stadion,” pungkasnya.
