Dry Fountain Alun-Alun Merdeka Rusak Akibat Hujan, DLH Kebut Perbaikan Target Pekan Depan Normal

Reporter

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

04 - May - 2026, 01:57

Dry fountain Alun-alun Merdeka Kota Malang yang rusak akibat genangan air hujan (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Fasilitas dry fountain di Alun-Alun Kota Malang untuk sementara tak bisa dinikmati masyarakat. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sistem pompa air pada wahana tersebut rusak akibat terendam genangan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengungkapkan bahwa dry fountain memang tidak dirancang untuk menghadapi kondisi terendam air. Namun, tingginya curah hujan membuat air masuk hingga ke dalam sistem mesin.

Baca Juga : 9 Warna Pintu Rumah Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Bikin Hoki dan Keberuntungan Datang

“Kemarin memang pas hujan lebat, seharusnya di sistem dry fountain itu tidak boleh kebanjiran. Kemarin karena hujan lebat kebanjiran, sehingga pompa airnya itu kena kebanjiran air,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Akibat kondisi tersebut, komponen utama berupa pompa air tidak dapat berfungsi. Saat ini, proses pengeringan tengah dilakukan sebagai tahap awal sebelum perbaikan lebih lanjut.

“Ini dikeringkan, mudah-mudahan minggu depan sudah bisa aktif kembali,” imbuhnya.

Tidak hanya melakukan perbaikan teknis, DLH Kota Malang juga sekaligus mengevaluasi konstruksi fasilitas tersebut. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya celah yang memungkinkan air masuk ke ruang mesin, terutama saat volume air meningkat.

“Sekalian diperbaiki, kita baru tahu kondisinya, ternyata saat perputaran air itu ada yang masuk ke dalam karena posisinya memang agak dalam,” terangnya.

Baca Juga : Overparenting Jadi Tren Ortu Zaman Modern: Pakar Usul Buku Saku Parenting dan Digital Detox

Sebagai langkah lanjutan, DLH akan melakukan penyempurnaan struktur, termasuk penyemenan ulang di sejumlah titik. Upaya ini dilakukan agar fasilitas lebih tahan terhadap genangan air saat hujan deras kembali terjadi.

“Ada yang perlu disemen ulang, sehingga nanti dengan kondisi air yang banyak atau hujan lebat banjir di alun-alun itu tidak sampai masuk ke dalam mesinnya,” tuturnya.

Saat ini, dry fountain masih ditutup sementara dan belum dapat dimanfaatkan oleh pengunjung. Meski demikian, DLH optimistis perbaikan dapat rampung dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa difungsikan kembali,” pungkasnya.