Cuaca Ekstrem, Sederet Bencana Terjadi di Kota Malang
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Dede Nana
05 - Apr - 2026, 03:07
JATIMTIMES - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Malang beberapa waktu mengakibatkan sejumlah bencana terjadi. Mulai dari banjir, genangan air hingga tumbangnya sejumlah pohon.
Hujan deras disertai angin kencang tak hanya menyebabkan banjir di berbagai titik, tetapi juga memicu pohon tumbang yang merusak kendaraan hingga bangunan milik warga.
Baca Juga : Sempat Bantah Ada Insiden Wahana Patah, Akhirnya Manajemen Mikutopia Akui dan Minta Maaf
Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang pada 30 Maret 2026 lalu, sedikitnya terdapat 16 titik banjir yang tersebar di sejumlah wilayah. Genangan air dengan ketinggian 10 hingga 50 sentimeter mengganggu akses jalan dan merendam kawasan permukiman.
"Karena memang bersamaan ya, tidak hanya di satu titik saja. Sampai sekarang masih koordinasi terus dengan pihak kelurahan tangguh untuk mitigasi," ujar Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, Minggu (5/4/2026).
Di Kecamatan Blimbing, banjir melanda sejumlah ruas utama seperti Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Letjen S. Parman, hingga kawasan Jalan Industri Barat. Genangan juga terpantau di Jalan Kedawung, Jalan Sulfat, Jalan Tenaga, Jalan Borobudur, Jalan Ciliwung, dan Jalan Ahmad Yani. Bahkan, air sempat masuk ke permukiman warga di wilayah RT 03 RW 05 Kelurahan Purwantoro.
Sementara itu, di Kecamatan Lowokwaru, banjir terjadi di Jalan Bungur, kawasan Sudimoro, Jalan Bunga Coklat di Jatimulyo, Jalan Soekarno Hatta, hingga Jalan Terusan Kendalsari atau Bukirsari di Kelurahan Mojolangu.
Tak berhenti pada banjir, angin kencang juga memicu insiden pohon tumbang di sejumlah lokasi. Di Jalan Lapangan Brawijaya Rampal, sebuah pohon roboh dan menimpa satu mobil. Peristiwa serupa terjadi di Jalan Trunojoyo dekat Bakso Priangan, di mana sebuah sepeda motor tertimpa pohon tumbang.
Kerusakan juga terjadi di kawasan Jalan Brawijaya Splendid, Kelurahan Kauman. Sebuah pohon ceri berdiameter sekitar 20 sentimeter dengan panjang kurang lebih 10 meter tumbang dan menghantam atap kios burung berukuran 2x2 meter. Sementara di Jalan Jaksa Agung Suprapto, dahan pohon patah dilaporkan tersangkut pada kabel telekomunikasi.
Baca Juga : Wali Kota Blitar Gerak Cepat, Salurkan Bantuan dan Siapkan Rekonstruksi Rumah Terdampak Puting Beliung
Beruntung, dari seluruh rangkaian peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban luka. Meski demikian, sejumlah kerugian materiil tak dapat dihindari akibat kerusakan kendaraan dan bangunan.
Memasuki pukul 18.30 WIB, kondisi di lapangan mulai berangsur membaik. Genangan air dilaporkan mulai surut di sebagian besar titik, sementara petugas gabungan telah melakukan evakuasi pohon tumbang untuk membuka kembali akses jalan.
BPBD Kota Malang menegaskan bahwa rangkaian kejadian ini menjadi peringatan akan potensi bencana saat cuaca ekstrem. Data yang disampaikan masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan situasi di lapangan.
