Mahasiswa Ners Unmuh Jember Gelar Lentera Gizi di Rowotamtu: Edukasi Pola Makan Cegah Penyakit Tidak Menular

Reporter

Moh. Ali Mahrus

Editor

Dede Nana

22 - Feb - 2026, 12:33

Mahasiswa Ners Unmuh Jember saat menggelar kegiatan edukatif di Desa Rowotamtu

JATIMTIMES - Upaya promotif dan preventif kesehatan terus digencarkan di tingkat desa. Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan edukatif bertajuk Lomba Kreasi Lentera Gizi: Lengkapi Keterampilan Gizi di Balai Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji Jember, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kelompok 1A Rowotamtu Profesi Ners A16 yang diketuai Muhammad Hafid Al Fattah, S.Kep bersama delapan mahasiswa profesi ners lainnya. Acara dilaksanakan berkolaborasi dengan kader posyandu dan masyarakat setempat sebagai bagian dari penguatan pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

Baca Juga : Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Temukan 104 Perumahan Berpotensi Langgar Regulasi

"Kegiatan ini untuk menguatkan pelayanan kesehatan berbasis komunitas masyarakat dengan melibatkan kader Posyandu yang ada di desa. Di mana kader Posyandu adalah ujung tombak dalam memberikan layanan kesehatan," ujar Hafid panggilan Muhammad Hafid Al Fattah.

Hafid menjelaskan, sebanyak 30 peserta yang terdiri dari kader kesehatan dan warga desa turut berpartisipasi dalam lomba kreasi penyajian makanan sehat sesuai konsep Isi Piringku yang dikampanyekan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Hafid menjelaskan, bahwa peserta tidak hanya berlomba menata makanan, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai komposisi gizi seimbang, porsi makan, serta kaitannya dengan pencegahan penyakit tidak menular (PTM).

Selain itu, kader kesehatan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. "Dengan keterampilan praktis seperti penyusunan menu harian sehat, kader diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan perilaku makan di lingkungan keluarga maupun komunitas," paparnya.

Pihaknya menggambil tema dan konsep “Isi Piringku”, dengan tujuan untuk menekankan keseimbangan antara karbohidrat, protein, sayur, dan buah dalam satu piring makan.

"Dengan pendekatan seperti ini, kami menilai lebih efektif dalam menurunkan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes melitus dan hipertensi yang saat ini terus meningkat di masyarakat," jelasnya.

Baca Juga : Jangan Salah Waktu! Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad soal Gosok Gigi saat Puasa Ramadan

Melalui kegiatan Lentera Gizi, pihaknya menegaskan bahwa pencegahan PTM tidak selalu membutuhkan biaya besar. "Perubahan pola makan merupakan solusi sederhana namun berdampak besar jika dilakukan secara konsisten," tuturnya.

Pihaknya berharap, tren peningkatan PTM dapat ditekan melalui kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat. Pengendalian penyakit kronis seringkali memerlukan waktu panjang dan biaya tinggi, sehingga edukasi sejak dini menjadi langkah paling realistis dan berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan penilaian lomba kreasi makanan sehat serta diskusi interaktif antara mahasiswa, kader, dan masyarakat mengenai kebiasaan makan sehari-hari. Program ini diharapkan menjadi awal terbentuknya budaya makan sehat berbasis keluarga di Desa Rowotamtu — dimulai dari dapur rumah tangga, menuju masyarakat yang lebih sehat.